Putri Sion yang ditinggalkan

Yesaya 1:8

Peringatan bagi Bangsa yang Berbalik

Putri Sion ditinggalkan seperti pondok di kebun anggur, seperti gubuk di ladang mentimun dan seperti kota yang terkepung.

Yesaya 1:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 1:8?

Yesaya 1:8 memakai gambaran 'Putri Sion' (Yerusalem) yang ditinggalkan seperti pondok di kebun anggur—t tempat yang rapuh dan tidak dilindungi, seperti gubuk di ladang mentimun yang mudah roboh. Ini menunjukkan betapa lemah dan terlantar Yerusalem setelah dihancurkan musuh, akibat dosa bangsa itu.

Latar belakang

Sion seperti pondok yang ditinggalkan

Pondok di kebun anggur hanya dipakai saat panen, lalu ditinggal. Demikian pula Yerusalem ditinggalkan Allah karena umat-Nya tidak setia; kota itu seperti terkepung, hampa dari perlindungan.

Di mana

Yerusalem

Penglihatan tentang Sion, metafora kota

Kapan

~740-700 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Makmur pada zaman Uzia
Serangan Asyur
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi yang menyaksikan kemerosotan Yehuda

P

Kepada

Penduduk Yehuda dan Yerusalem

Umat yang mengandalkan ritual tetapi hidup dalam dosa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נוֹתַר

nothar · ditinggalkan

Dibiarkan tetap, tersisa, atau ditinggal

סֻכָּה

sukkah · pondok

Tempat berlindung sementara dari dedaunan

נְצוּרָה

netsurah · terkepung

Dijaga dengan ketat, seperti kota yang dikepung

Kata-kata ini menunjukkan bahwa perlindungan Allah bukan took, dan tanpa-Nya, kota yang paling kuat menjadi rapuh seperti pondok sementara.

Tahukah kamu

Pondok dan gubuk

Pondok di kebun anggur adalah tempat sementara untuk penjaga, dan gubuk di ladang mentimun adalah tempat berlindung sederhana; keduanya menggambarkan kerapuhan dan ketidakpermanenan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 1:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 1:8

✕  Sering dikira

Mengira ayat ini berarti Allah meninggalkan umat-Nya selamanya.

✓  Yang sebenarnya

Penghukuman adalah disiplin untuk membawa pertobatan, bukan penolakan permanen.

✕  Sering dikira

Menafsirkan 'pondok' sebagai tempat perlindungan yang aman, padahal justru menunjukkan ketidakamanan.

✓  Yang sebenarnya

Pondok yang ditinggalkan adalah simbol kerapuhan, bukan keamanan.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 1:8

Ketika kita mengandalkan kekuatan sendiri dan mengabaikan Tuhan, kita menjadi rapuh seperti gubuk tua. Kita perlu berlindung di dalam Tuhan, bukan berharap pada hal-hal duniawi yang sementara.

Tuhan, jadilah pelindung dan kekuatanku; jangan biarkan aku seperti gubuk yang ditinggalkan, tetapi biarlah aku berakar di dalam Engkau. Amin.