Bangsa yang memberontak
Yesaya 1:4
Peringatan bagi Bangsa yang Memberontak
“Oh, bangsa yang berdosa, umat yang sarat dengan kejahatan, benih para pelaku kejahatan, anak-anak yang jahat! Mereka telah membenci TUHAN, mereka telah menolak Yang Mahakudus, Allah Israel, mereka telah berbalik membelakangi-Nya.”Yesaya 1:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Celakalah bangsa yang berdosa, kaum yang sarat dengan kesalahan, keturunan yang jahat-jahat, anak-anak yang berlaku buruk! Mereka meninggalkan TUHAN, menista Yang Mahakudus, Allah Israel, dan berpaling membelakangi Dia.”Yesaya 1:4 · TB
Terjemahan Baru
“Celakalah kamu bangsa yang berdosa, orang-orang yang bejat dan jahat! Kamu telah terjerumus oleh dosa-dosamu. Kamu telah menolak TUHAN dan membelakangi Allah Mahasuci yang harus kamu sembah.”Yesaya 1:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ah sinful nation, a people laden with iniquity, a seed of evildoers, children that are corrupters: they have forsaken the LORD, they have provoked the Holy One of Israel unto anger, they are gone away backward.”Yesaya 1:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 1:4?
Ayat ini menggambarkan umat Israel sebagai bangsa yang berdosa dan penuh kejahatan, bahkan disebut sebagai 'benih para pelaku kejahatan' dan 'anak-anak yang jahat'. Mereka telah meninggalkan Tuhan, Yang Mahakudus, dan berpaling dari-Nya, menunjukkan tingkat kebobrokan moral dan spiritual yang parah.
Latar belakang
Tuduhan kepada Bangsa yang Berdosa
Yesaya mengungkapkan keprihatinan Allah atas umat-Nya yang telah menjadi berdosa dan sarat kejahatan. Mereka disebut 'benih para pelaku kejahatan' dan 'anak-anak yang jahat', menunjukkan kemerosotan moral yang parah.
Di mana
Yerusalem
Di pelataran Bait Allah, siang hari
Kapan
~740 SM
Periode para Nabi
Yang berbicara
Yesaya
Nabi Allah, ~740 SM, dari keluarga terhormat
Kepada
Bangsa Yehuda dan Yerusalem
Umat pilihan Allah, keras kepala dan berdosa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פָּשַׁע
pasha' · memberontak
melanggar kesetiaan atau perjanjian dengan sengaja
חָטָא
khata' · berdosa
meleset dari sasaran atau standar Allah
עָוֹן
avon · kejahatan
kesalahan atau kecurangan yang menuntut pembalasan
Ketiga kata ini menunjukkan dosa bukan sekadar kesalahan kecil, melainkan pemberontakan aktif, kesalahan moral, dan beban bersalah yang serius di hadapan Allah.
Tahukah kamu
Frasa 'Yang Mahakudus, Allah Israel'
Ini adalah gelar yang sering dipakai Yesaya untuk Allah, muncul sekitar 25 kali dalam kitabnya, menekankan kekudusan Allah yang kontras dengan dosa umat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 1:4
Ulangan 32:5
Bangsa yang berlaku busuk
“Mereka telah berlaku busuk terhadap Dia, bukan anak-anak-Nya lagi, tetapi cela bagi-Nya”
Mazmur 14:1
Kebodohan dan kejahatan
“Berkatalah orang bebal dalam hatinya: Tidak ada Allah”
Roma 3:23
Semua telah berdosa
“Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 1:4
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya berlaku untuk bangsa Israel kuno, bukan untuk kita.
✓ Yang sebenarnya
Meskipun konteksnya spesifik, prinsip tentang dosa dan panggilan untuk bertobat tetap relevan bagi semua orang.
✕ Sering dikira
Allah menganggap semua orang berdosa sama saja, tanpa harapan.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini mengawali teguran yang bertujuan membawa umat kepada pertobatan dan pemulihan, bukan hukuman tanpa harapan.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 1:4
Sin can become ingrained in our identity, but God calls us to turn back. We must examine if our lives reflect rebellion.
Tuhan, bersihkan hatiku dari kejahatan dan dekatkan aku pada-Mu. Amin.