Janji Hakim yang Adil

Yesaya 1:26

Panggilan untuk Bertobat

PerikopHukuman atas Yerusalem · Yesaya 1:21-31 →
“Kemudian, Aku akan memulihkan hakim-hakimmu seperti yang dahulu, dan para penasihatmu seperti semula. Sesudah itu, kamu akan disebut kota kebenaran, kota yang setia.””

Yesaya 1:26 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 1:26?

Ayat ini menjanjikan pemulihan: Allah akan mengembalikan para hakim dan penasihat seperti zaman dahulu, sehingga kota itu disebut 'kota kebenaran' dan 'kota yang setia'. Ini menunjukkan bahwa setelah penghakiman, ada harapan pemulihan bagi mereka yang bertobat.

Latar belakang

Janji Pemulihan Setelah Hukuman

Setelah pemurnian, Tuhan berjanji memulihkan para hakim dan penasihat seperti pada zaman dahulu. Hasilnya, Yerusalem akan disebut 'kota kebenaran' dan 'kota yang setia'. Ini menunjukkan hukuman bukan akhir, melainkan jalan untuk memulihkan keadilan dan kesetiaan yang hilang.

Di mana

Yerusalem

Nubuat Yesaya di hadapan Yehuda dan Yerusalem

Kapan

~740 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Korupsi para pemimpin
Pemulihan Sion
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah Israel, setia pada janji

B

Kepada

Bangsa Yehuda

Umat yang akan dihukum dan dipulihkan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שׁוּב

shuv · memulihkan

mengembalikan, memulihkan

שֹׁפְטִים

shofetim · hakim

para pemimpin yang memberi keadilan

צֶדֶק

tsedeq · kebenaran

keadilan, kebenaran

Kata shuv (kembali) dipakai untuk memulihkan hakim dan penasihat, menekankan tindakan Allah mengembalikan keadaan seperti semula. Tsedeq adalah inti dari kepemimpinan yang benar.

Tahukah kamu

Kota Kebenaran

Gelar 'kota kebenaran' (kiryat ẓedeq) muncul di sini dan di Yesaya 1:21 sebagai kontras dengan kondisi sebelumnya sebagai 'sarang pembunuh'. Ini adalah janji pemulihan reputasi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 1:26

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 1:26

✕  Sering dikira

Pemulihan hanya terjadi setelah hukuman yang mengerikan.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan menginginkan pemulihan, dan hukuman adalah sarana, bukan tujuan akhir.

✕  Sering dikira

'Seperti yang dahulu' berarti mengembalikan sistem pemerintahan yang lama persis sama.

✓  Yang sebenarnya

Ini berarti kualitas kepemimpinan yang adil, bukan bentuk pemerintahan yang literal.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 1:26

Pemulihan selalu menjadi tujuan Allah. Meskipun kita telah jatuh, Dia sanggup mengembalikan kita kepada keadaan yang benar. Percayalah bahwa masa depan kita di tangan-Nya, dan Dia akan memulihkan apa yang telah rusak.

Ya Tuhan, pulihkanlah hidupku dan jadikanlah aku pribadi yang benar dan setia di hadapan-Mu. Amin.