Pemberontak dan pemfitnah

Yeremia 6:28

Peringatan tentang penghakiman

Mereka semua adalah pemberontak yang keras kepala. Yang pergi kian kemari bersama para pemfitnah. Mereka adalah tembaga dan besi, mereka semua berbuat jahat.

Yeremia 6:28 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 6:28?

Ayat ini menggambarkan bangsa itu sebagai pemberontak keras kepala yang suka memfitnah, berbuat jahat, dan keras seperti tembaga dan besi. Mereka menolak untuk berubah dan terus dalam kejahatan.

Latar belakang

Gambaran orang-orang yang menolak Tuhan

Tuhan menggambarkan orang-orang Yehuda sebagai pemberontak yang keras kepala dan pergi kian kemari dengan pemfitnah. Mereka seperti tembaga dan besi, keras dan tidak mau diubah.

Di mana

Yerusalem

Konteks pengepungan yang akan datang

Kapan

~600 SM

Kerajaan Yehuda akhir

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Panggilan Yeremia
Kejatuhan Yerusalem
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, yang berbicara melalui Yeremia

Y

Kepada

Yeremia

Nabi yang dipanggil untuk menyampaikan firman Tuhan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מוֹרְדִים

moridim · pemberontak

orang-orang yang memberontak, menolak otoritas

רָכִיל

rakhil · pemfitnah

orang yang menyebarkan fitnah atau gosip

נְחֹשֶׁת

nechoshet · tembaga

logam yang keras, seringkali digunakan untuk perkakas

Kata-kata ini menunjukkan bahwa orang-orang bukan hanya tidak taat, tetapi juga aktif menyebarkan kejahatan dan menjadi keras seperti logam yang sulit dibentuk.

Tahukah kamu

Tembaga dan besi

Tembaga dan besi adalah logam yang keras, tetapi juga rendah nilainya dibandingkan perak. Ini menggambarkan orang-orang yang keras kepala tetapi tidak berharga di mata Tuhan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 6:28

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 6:28

✕  Sering dikira

Menganggap ayat ini hanya tentang individu

✓  Yang sebenarnya

Ini tentang kolektif, menggambarkan seluruh bangsa yang rusak.

✕  Sering dikira

Mengartikan 'tembaga dan besi' sebagai kekuatan

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah metafora kekerasan hati, bukan keberanian.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 6:28

Kekerasan hati bisa membuat kita tidak peka terhadap teguran. Mari kita jaga hati agar tetap lembut dan mau belajar dari Tuhan, tidak menjadi pemberontak yang suka menjelekkan orang lain.

Bapa, lembutkanlah hati kami, jauhkan dari sikap keras kepala dan fitnah, dan bentuklah kami menjadi serupa dengan Kristus. Amin.