Pemurnian yang sia-sia

Yeremia 6:29

Pemurnian yang sia-sia

Alat peniup berembus dengan dahsyat untuk membakar habis timah dengan api. Akan tetapi, sia-sialah pemurnian dilakukan karena orang jahat tidak disingkirkan.

Yeremia 6:29 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 6:29?

Ayat ini memakai gambaran pemurnian logam dengan api, tetapi sia-sia karena orang jahat tidak disingkirkan. Tuhan mencoba untuk memurnikan umat-Nya, tetapi kejahatan tetap ada dan tidak dihilangkan.

Latar belakang

Api pemurnian tidak memurnikan

Seperti peniup yang meniup api untuk melelehkan bijih, Tuhan berusaha memurnikan umat-Nya melalui penderitaan. Tetapi karena mereka tidak mau bertobat, pemurnian itu sia-sia.

Di mana

Yerusalem

Metafora pemurnian logam

Kapan

~600 SM

Kerajaan Yehuda akhir

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Panggilan Yeremia
Kejatuhan Yerusalem
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, yang berbicara melalui Yeremia

Y

Kepada

Yeremia

Nabi yang dipanggil untuk menyampaikan firman Tuhan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מַפֻּחַ

mappuach · alat peniup

alat untuk meniupkan udara ke api, seperti pipa peniup

נָשַׁם

nasham · dahsyat

bertiup dengan kuat, menghembus dengan keras

בְּדִיל

bedil · timah

logam timah yang digunakan dalam proses pemurnian perak

Api yang sangat kencang tidak menghasilkan pemurnian karena kotoran (kejahatan) tidak terangkat; ini menunjukkan bahwa penderitaan tidak otomatis membuat orang bertobat.

Tahukah kamu

Proses pemurnian perak

Pada zaman dahulu, perak dimurnikan dengan membakarnya bersama timah yang menarik kotoran. Jika timah itu tidak dibuang, maka perak tetap tidak murni.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 6:29

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 6:29

✕  Sering dikira

Mengira Tuhan tidak sanggup memurnikan

✓  Yang sebenarnya

Ini tentang ketidakmauan umat untuk dibersihkan, bukan ketidakmampuan Tuhan.

✕  Sering dikira

Melihat ini sebagai kutukan tanpa harapan

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah peringatan, bukan keputusan final.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 6:29

Pemurnian Tuhan dalam hidup kita bisa terasa tidak nyaman, tetapi jika kita tidak mau meninggalkan dosa, proses itu sia-sia. Mari kita responsif terhadap didikan Tuhan agar hidup kita semakin bersih.

Tuhan, bersihkanlah kami dari segala kejahatan, agar proses pemurnian-Mu tidak sia-sia dalam hidup kami. Amin.