Putri Sion yang Rapuh

Yeremia 6:2

Peringatan tentang Kehancuran Yerusalem

PerikopMusuh Mengepung Yerusalem · Yeremia 6:1-30 →
“Aku akan menghancurkan Putri Sion, yang cantik dan lembut itu.”

Yeremia 6:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 6:2?

Tuhan menyatakan bahwa Putri Sion, yang digambarkan cantik dan lembut, akan dihancurkan. Ini adalah metafora untuk Yerusalem yang akan mengalami kehancuran total karena dosa-dosa mereka yang sudah memuncak.

Latar belakang

Kehancuran yang Tak Terelakkan

Tuhan menyatakan bahwa Putri Sion yang cantik dan lembut akan dihancurkan. Ini menggambarkan betapa seriusnya dosa Yerusalem, yang menyebabkan Allah harus menghukum.

Di mana

Yerusalem

Latar surgawi melihat kota, siang hari

Kapan

~605 SM

Kerajaan Yehuda, periode pra-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yosia wafat
Nebukadnezar menyerang
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, berfirman melalui nabi

P

Kepada

Putri Sion

Personifikasi Yerusalem, penduduk kota

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נִדְמְתָה

nidmeta · menghancurkan

Dibuat menjadi sunyi atau binasa

נָוָה

navah · cantik

Indah, elok, nyaman

עֲנֻגָּה

anugah · lembut

Dimanjakan, hidup dalam kemewahan

Kecantikan dan kemewahan Sion tidak menyelamatkannya; justru kehancuran total yang dijanjikan. Ini menunjukkan kepedihan Allah terhadap dosa.

Tahukah kamu

Metafora Putri

Memanggil kota sebagai 'putri' adalah gaya puitis yang menunjukkan keintiman, sering kali dengan kesedihan karena kota yang cantik akan jatuh.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 6:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 6:2

✕  Sering dikira

Allah menikmati kehancuran kota-Nya sendiri.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah konsekuensi dari dosa, bukan kesenangan Allah; Tuhan berduka atas bangsa-Nya.

✕  Sering dikira

Putri Sion adalah seseorang yang nyata, mungkin ratu.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah metafora untuk kota Yerusalem beserta penduduknya.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 6:2

Kecantikan dan kelembutan tanpa kesetiaan kepada Tuhan tidak akan menyelamatkan kita. Kehancuran bisa datang jika kita terus hidup dalam dosa.

Tuhan, jagalah hatiku agar tetap setia kepada-Mu, dan jauhkanlah aku dari kehancuran akibat dosa. Amin.