Malu yang Hilang
Yeremia 6:15
Ketika Malu Tidak Ada
“Apakah mereka malu ketika mereka melakukan kekejian? Tidak, mereka tidak malu sama sekali; mereka tidak tahu bagaimana merasa malu. Karena itu, mereka akan jatuh di antara mereka yang jatuh. Pada waktu Aku menghukum mereka, mereka akan tersandung,” firman TUHAN.”Yeremia 6:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Seharusnya mereka merasa malu, sebab mereka melakukan kejijikan; tetapi mereka sama sekali tidak merasa malu dan tidak kenal noda mereka. Sebab itu mereka akan rebah di antara orang-orang yang rebah; mereka akan tersandung jatuh pada waktu Aku menghukum mereka, firman TUHAN."”Yeremia 6:15 · TB
Terjemahan Baru
“Seharusnya mereka malu karena telah melakukan semua yang hina itu. Tetapi mereka tebal muka dan tidak tahu malu. Karena itu mereka akan jatuh seperti orang lain; habislah riwayat mereka apabila Aku menghukum mereka. Aku, TUHAN, telah berbicara."”Yeremia 6:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Were they ashamed when they had committed abomination? nay, they were not at all ashamed, neither could they blush: therefore they shall fall among them that fall: at the time that I visit them they shall be cast down, saith the LORD.”Yeremia 6:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 6:15?
Ayat ini menyatakan bahwa bangsa itu tidak merasa malu sama sekali atas kekejian yang mereka lakukan, bahkan mereka tidak tahu bagaimana malu. Karena itu, mereka akan jatuh dan tersandung saat Tuhan menghukum mereka.
Latar belakang
Tidak Ada Rasa Malu Lagi
Penulis bertanya-tanya apakah mereka malu atas kekejian yang dilakukan. Jawabannya: tidak sama sekali. Karena itu, mereka akan jatuh bersama orang-orang yang jatuh, dan tersungkur saat dihukum.
Di mana
Yerusalem
Di kota yang penuh dosa, siang hari
Kapan
~600 SM
Zaman Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Yeremia
Nabi Tuhan, ~40 tahun, sedih dan kecewa
Kepada
Orang-Orang Berdosa
Mereka yang sudah tidak peka terhadap dosa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תּוֹעֵבָה
to'evah · kekejian
Hal yang menjijikkan secara moral bagi Tuhan
בּוֹשׁ
bosh · malu
Merasa malu atau dipermalukan
נָפַל
naphal · jatuh
Terdorong atau roboh, gagal total
Ketika rasa malu hilang, dosa menjadi biasa dan hukuman tak terhindarkan. Kepekaan moral hilang.
Tahukah kamu
Malu sebagai Identitas
Dalam budaya Timur Tengah kuno, rasa malu melindungi masyarakat dari kekacauan. Kehilangan rasa malu berarti kehancuran moral total.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 6:15
Zefanya 3:5
Tiada malu
“Orang yang tidak adil tidak mengenal malu.”
Roma 1:32
Tidak malu berdosa
“Mereka tahu akan kebenaran Allah, tetapi mereka bukan saja melakukannya, tetapi juga setuju dengan mereka yang melakukannya.”
Yeremia 3:3
Malu hilang
“Oleh karena itu, hujan tidak turun... tetapi dahimu seperti dahi perempuan sundal, engkau tidak mau malu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 6:15
✕ Sering dikira
Rasa malu adalah perasaan yang buruk dan harus dihilangkan.
✓ Yang sebenarnya
Rasa malu bisa menjadi alarm moral yang sehat; yang salah adalah mati rasa terhadap dosa.
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya berlaku untuk bangsa Israel.
✓ Yang sebenarnya
Prinsipnya universal: orang yang terus berbuat jahat tanpa penyesalan akan menuai kehancuran.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 6:15
Rasa malu adalah mekanisme Tuhan untuk menjaga kita dari dosa. Jika kita terus mengeraskan hati dan membuang rasa malu, kita akan kehilangan pegangan moral dan akhirnya menuai kehancuran. Mari jaga kepekaan hati dan cepat bertobat.
Tuhan, pulihkanlah kepekaan hatiku dan jadikan aku rendah hati untuk mengakui kesalahan serta bertobat. Amin.