Tahu salah, tetap dilakukan dan didukung

Roma 1:32

Puncak: bukan cuma berbuat, tapi merestui

Sekalipun mereka mengetahui ketetapan Allah yang berkata bahwa orang yang melakukan hal-hal itu pantas mati, mereka bukan saja tetap melakukannya, tetapi juga mendukung orang-orang yang melakukan hal-hal itu.

Roma 1:32 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Roma 1:32?

Paulus menegaskan bahwa orang yang tahu hukuman atas dosa namun tetap melakukannya, bahkan menyetujui orang lain berbuat dosa, semakin bersalah. Ini menunjukkan bahwa pengetahuan akan kebenaran tanpa pertobatan justru memperberat kesalahan di hadapan Allah.

Latar belakang

Level terburuk: merestui

Paulus menutup pasal ini dengan klimaks yang menohok. Manusia tahu ketetapan Allah, tahu perbuatan itu pantas dihukum, tapi tetap melakukannya. Lebih buruk lagi, mereka mendukung orang lain yang juga melakukannya. Merestui dosa orang lain adalah puncak kemerosotan.

Di mana

Korintus

Menutup uraian tentang dosa

Kapan

~57 M

Perjalanan misi ketiga

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daftar dosa berakhir
Penghakiman yang adil
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Rasul yang menutup argumen pasal pertama

S

Kepada

Seluruh umat manusia

Yang tahu hukum Allah tapi melanggarnya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

δικαίωμα

dikaiōma · decree

ketetapan, keputusan adil Allah

ἄξιοι

axioi · deserve

pantas, setimpal

συνευδοκοῦσιν

syneudokousin · approve

menyetujui, merestui bersama

Manusia tahu ketetapan adil Allah (dikaiōma) dan tahu dosa pantas (axioi) dihukum, tapi malah merestuinya (syneudokousin) — puncak pemberontakan.

Tahukah kamu

Lebih buruk dari berbuat

Paulus menempatkan 'mendukung' sebagai puncaknya, bahkan di atas perbuatan dosa itu sendiri. Tepuk tangan untuk dosa orang lain menunjukkan hati yang benar-benar sudah berbalik.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Roma 1:32

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Roma 1:32

✕  Sering dikira

"Mendukung dosa orang lain itu netral, bukan dosa kita."

✓  Yang sebenarnya

Paulus menyebut merestui dosa sebagai puncak kemerosotan.

✕  Sering dikira

"Yang penting tidak berbuat sendiri."

✓  Yang sebenarnya

Paulus menaruh 'mendukung' bahkan di atas perbuatan itu sendiri.

Renungan

Renungan Singkat Roma 1:32

Sering kali kita diam atau bahkan membenarkan dosa orang lain karena takut atau ingin terlihat baik. Namun, Alkitab mengingatkan bahwa menyetujui dosa sama salahnya. Mari berani menegur dengan kasih dan tidak ikut serta dalam hal yang bertentangan dengan firman Tuhan.

Ya Bapa, beri aku keberanian untuk tidak hanya menjauhi dosa, tetapi juga tidak menyetujui dosa orang lain, serta membangun sesama dalam kebenaran-Mu. Amin.