Kota terkepung hingga lapar

Yeremia 52:5

Kejatuhan Yerusalem dan Pembuangan

PerikopYerusalem Mengalami Kejatuhan · Yeremia 52:1-30 →
“Kota itu dikepung sampai tahun kesebelas pemerintahan Raja Zedekia.”

Yeremia 52:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 52:5?

Kota Yerusalem dikepung sampai tahun kesebelas pemerintahan Zedekia, yaitu sekitar dua tahun. Ini menunjukkan kegigihan Babel dan betapa beratnya penderitaan yang dialami penduduk kota selama pengepungan.

Latar belakang

Pengepungan berlarut-larut

Kota Yerusalem terus dikepung hingga tahun kesebelas pemerintahan Zedekia, sekitar 18 bulan. Kelaparan menjadi parah, dan tidak ada makanan bagi penduduk.

Di mana

Yerusalem

Kota yang terkepung, tahun kesebelas

Kapan

~587 SM

Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengepungan berlangsung lama
Tembok kota diterobos
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang setia, berani, namun sering ditolak

P

Kepada

Pembaca

Orang yang ingin memahami sejarah Yehuda

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

צוּר

tsur · dikepung

mengepung, menutup, menyempitkan

שָׁנָה

shanah · tahun

tahun, periode waktu

מֶלֶךְ

melekh · pemerintahan

raja, pemerintahan

Kata 'tsur' menggambarkan pengepungan sebagai 'penyempitan'—hidup menjadi sesak; 'shanah' menekankan lamanya penderitaan; 'melekh' mengingatkan bahwa keputusan raja berdampak pada rakyat.

Tahukah kamu

Dua tahun lebih

Pengepungan ini berlangsung dari tahun kesembilan sampai kesebelas pemerintahan Zedekia, sekitar 2 tahun 6 bulan, menunjukkan betapa kuatnya pertahanan kota.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 52:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 52:5

✕  Sering dikira

Mengira pengepungan hanya berlangsung sebentar.

✓  Yang sebenarnya

Ayat 5 menunjukkan pengepungan berlangsung hingga tahun kesebelas, sekitar dua tahun.

✕  Sering dikira

Menganggap penderitaan hanya fisik, tanpa makna rohani.

✓  Yang sebenarnya

Kelaparan adalah tanda penghakiman TUHAN atas dosa bangsa.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 52:5

Pergumulan yang panjang bisa membuat kita lelah dan putus asa. Namun, jangan menyerah; dalam kesetiaan kepada Tuhan, ada pengharapan. Tetaplah berdoa dan percaya.

Bapa, berikanlah aku ketekunan untuk bertahan dalam masa-masa sulit, dan percaya bahwa Engkau tidak pernah meninggalkan umat-Mu. Amin.