Pembalasan atas Babel

Yeremia 51:56

Babel akan dihancurkan

karena penghancur telah datang ke atasnya, ke atas Babel, orang-orangnya yang gagah ditangkap, busur-busur mereka dihancurkan berkeping-keping. Sebab, TUHAN adalah Allah yang membalas, Dia pasti akan mengadakan pembalasan.

Yeremia 51:56 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 51:56?

Penghancur akan datang ke Babel, orang-orang gagahnya ditangkap dan busur mereka dipatahkan. TUHAN adalah Allah yang membalas, pasti Dia akan membalas kejahatan yang dilakukan terhadap umat-Nya.

Latar belakang

Tuhan pasti membalas

Penghancur datang ke Babel, orang-orangnya yang gagah berani ditangkap dan busur mereka dihancurkan. Ini menegaskan bahwa Tuhan adalah Allah yang membalas kejahatan.

Di mana

Babel

Di tengah reruntuhan Babel

Kapan

~580 SM

Penghakiman dan Pemulihan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengepungan Babel oleh Media
Babel jatuh ke Media
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Nabi Yeremia

Nabi yang setia, ~60 tahun

U

Kepada

Umat Yehuda

Orang buangan di Babel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שֹׁדֵד

shoded · penghancur

penghancur, perusak

תָּפַשׂ

taphas · ditangkap

menangkap, menahan

נָקַם

naqam · membalas

membalas dendam, membalas

Kata 'penghancur', 'ditangkap', dan 'membalas' menunjukkan bahwa kehancuran Babel adalah tindakan pembalasan yang adil dari Tuhan.

Tahukah kamu

Busur adalah senjata utama

Busur adalah senjata utama tentara kuno, menghancurkannya berarti melucuti kekuatan militer.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 51:56

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 51:56

✕  Sering dikira

Mengira Tuhan membalas secara membabi buta

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah keadilan atas penindasan umat Tuhan.

✕  Sering dikira

Mengabaikan bahwa pembalasan adalah bagian dari kasih Tuhan

✓  Yang sebenarnya

Pembalasan adalah tindakan keadilan, bukan kebencian.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 51:56

Kita tidak perlu membalas dendam; Allah melihat setiap ketidakadilan. Serahkanlah keinginan untuk membalas kepada-Nya dan percaya bahwa keadilan-Nya sempurna.

Bapa, aku percaya pada keadilan-Mu. Aku melepaskan segala kepahitan dan menyerahkan perkaraku kepada-Mu. Amin.