Proklamasi jatuhnya kota besar
Wahyu 18:2
Jatuhnya Babel
“Ia berseru dengan suara yang keras, katanya, “Runtuh! sudah runtuh Babel yang besar itu! Ia telah menjadi tempat tinggal setan-setan dan penjara bagi setiap roh najis, sarang bagi setiap jenis burung yang najis dan yang dibenci.”Wahyu 18:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan ia berseru dengan suara yang kuat, katanya: "Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, dan ia telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis dan tempat bersembunyi segala burung yang najis dan yang dibenci,”Wahyu 18:2 · TB
Terjemahan Baru
“Dengan suara yang besar, ia berseru, "Sudah jatuh! Babel besar sudah jatuh! Sekarang ia menjadi tempat setan-setan dan roh-roh jahat. Di dalamnya hidup segala macam burung yang najis dan yang dibenci orang.”Wahyu 18:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Malaikat itu berseru dengan sangat nyaring,“Babel sudah binasa! Ibukota yang agung itu sudah binasa! Kini hanya setan-setan yang dipenjarakan di situ. Tempat yang dulu ramai sudah menjadi tempat tinggal burung-burung najisyang dibenci manusia.”Wahyu 18:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he cried mightily with a strong voice, saying, Babylon the great is fallen, is fallen, and is become the habitation of devils, and the hold of every foul spirit, and a cage of every unclean and hateful bird.”Wahyu 18:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Wahyu 18:2?
Babel, yang melambangkan sistem dunia yang menentang Allah, telah jatuh dan menjadi tempat tinggal roh-roh jahat. Ini adalah gambaran kehancuran total dari segala yang kotor dan berdosa. Allah menghakimi keangkuhan dan kejahatan manusia.
Latar belakang
Suara penghakiman dari surga
Dengan suara yang bisa didengar seluruh bumi, malaikat mengumumkan keruntuhan Babel. Kota yang pernah megah dan penuh dosa kini menjadi tempat tinggal roh-roh jahat. Dari simbol kemakmuran, ia berubah menjadi simbol kehancuran.
Di mana
Udara di atas bumi
Dari langit, proklamasi terdengar ke seluruh penjuru dunia
Kapan
~95 M
Penghakiman akhir zaman dimulai
Yang berbicara
Malaikat besar dari surga
Kurir ilahi penyampai keadilan
Kepada
Segala bangsa dan penghuni bumi
Mereka yang akan menjadi saksi keadilan Tuhan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
πέπτωκεν
peptōken · fallen
Bentuk sempurna: telah jatuh dan tetap jatuh; keadaan final yang tidak dapat dibatalkan
κατοικητήριον
katoikētērion · dwelling
Rumah tempat tinggal tetap; tempat yang menjadi asal roh-roh jahat
φυλακή
phylakē · habitation
Penjara, tempat kustodian; tempat tahanan untuk hal jahat
Babel tidak sekadar rusak—ia menjadi penjara dan sarang untuk roh-roh jahat, menunjukkan peran finalnya dalam rencana ilahi.
Tahukah kamu
Pengulangan untuk penekanan
Frase 'Runtuh! sudah runtuh' diulang dua kali, sebuah teknik Ibrani kuno untuk menekankan kepastian. Ini bukan mungkin atau akan segera terjadi—ini sudah pasti dan sudah ditentukan dalam rencana Tuhan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 18:2
Yesaya 13:19-22
Nubuat Yesaya tentang kehancuran Babel yang telah dikutuk sejak zaman kuno
“Babel akan seperti Sodom dan Gomora yang Tuhan tuntaskan”
Markus 1:23-24
Cara roh-roh jahat bereaksi terhadap kehadiran ilahi dalam kitab suci
“Roh-roh jahat mengenali Yesus dan berteriak kepadanya”
Efesus 6:12
Pengertian tentang ekosistem spiritual yang mendasari kejahatan duniawi
“Perjuangan kita bukan melawan daging dan darah, tetapi melawan pemerintahan roh-roh jahat”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Wahyu 18:2
✕ Sering dikira
Babel akan menjadi sepenuhnya kosong dan tidak ada lagi yang tinggal di sana
✓ Yang sebenarnya
Babel akan menjadi tempat tinggal roh-roh jahat dan makhluk najis, bukan sekadar reruntuhan yang kosong melompong
✕ Sering dikira
Ini adalah laporan tentang peristiwa yang sedang terjadi pada saat Yohanes menulis
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah visi nubuat tentang penghakiman akhir zaman, dinyatakan sebagai sesuatu yang pasti akan terjadi
Renungan
Renungan Singkat Wahyu 18:2
Ayat ini mengingatkan kita untuk tidak melekat pada hal-hal duniawi yang bertentangan dengan kehendak Allah. Marilah kita memeriksa hidup kita, apakah ada 'Babel' yang perlu kita tinggalkan.
Ya Allah, jauhkan aku dari segala yang najis dan dosa, dan bimbinglah aku untuk hidup dalam kekudusan-Mu. Amin.