Pembalasan atas Babel

Yeremia 51:35

Babel Dihukum: Yehuda Bersaksi

“Biarlah kekerasan yang dilakukan terhadapku dan terhadap dagingku ditimpakan ke atas Babel,” kata penduduk Sion. “Biarlah darahku ditimpakan ke atas penduduk Kasdim,” kata Yerusalem.”

Yeremia 51:35 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 51:35?

Umat Israel berseru agar kekerasan yang dilakukan Babel terhadap mereka ditimpakan kembali ke Babel. Mereka meminta darah mereka dibalaskan. Ini adalah permohonan pembalasan yang wajar dari umat yang tertindas, dan Tuhan berjanji untuk membela perkara mereka.

Latar belakang

Seruan balas dendam yang profetik

Sion meminta agar kekerasan dan darah yang tertumpah di Yerusalem dibalas kepada Babel. Ini adalah permohonan keadilan, bukan sekadar balas dendam pribadi, dan itu sejalan dengan hukum kasih yang berlaku (lex talionis).

Di mana

Yerusalem

di tengah puing-puing Bait Suci

Kapan

~590 SM

Penghukuman Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yerusalem dikepung Babel
Babel dihancurkan Media
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penduduk Sion

warga Yerusalem yang percaya keadilan TUHAN

T

Kepada

TUHAN

Allah yang membela umat-Nya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חָמָס

khamas · kekerasan

penindasan yang kejam

בָּשָׂר

basar · daging

tubuh atau seluruh keberadaan

דָּם

dam · darah

darah, melambangkan kehidupan

Kata-kata ini menegaskan bahwa seluruh keberadaan Sion (daging) telah dilukai oleh kekerasan dan darah. Ini adalah seruan agar keadilan TUHAN memulihkan dan membalas.

Tahukah kamu

Kata 'kekerasan' dipakai untuk dosa sosial

Dalam bahasa Ibrani, 'kekerasan' (khamas) sering dipakai untuk penindasan dan ketidakadilan, bukan hanya kekerasan fisik.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 51:35

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 51:35

✕  Sering dikira

Ini mengajarkan balas dendam pribadi.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah seruan keadilan ilahi, bukan ajakan untuk membalas sendiri.

✕  Sering dikira

Semua orang Babel dianggap layak dihukum tanpa kecuali.

✓  Yang sebenarnya

Fokusnya pada keadilan TUHAN atas kekejaman, bukan kebencian buta.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 51:35

Kita boleh mengungkapkan rasa sakit dan ketidakadilan yang kita alami kepada Tuhan. Dia peduli dan akan membela kita. Jangan membalas sendiri, tetapi percayakanlah kepada Tuhan yang berfirman, 'Pembalasan adalah hak-Ku.'

Tuhan, aku percaya Engkau akan membela perkaraku. Aku melepaskan keinginan untuk membalas dendam dan menyerahkannya kepada-Mu. Amin.