Cahaya yang tidak akan bersinar lagi
Wahyu 18:20
Jatuhnya Babel
“Bersukacitalah atas dia, hai surga, hai orang-orang kudus, rasul-rasul, dan nabi-nabi! karena Allah telah menjatuhkan hukuman atas kota itu bagimu.”Wahyu 18:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bersukacitalah atas dia, hai sorga, dan kamu, hai orang-orang kudus, rasul-rasul dan nabi-nabi, karena Allah Wahyu 18.21–24 62 telah menjatuhkan hukuman atas dia karena kamu."”Wahyu 18:20 · TB
Terjemahan Baru
“Hai surga, bersukarialah atas kehancuran kota itu! Hai umat Allah, rasul-rasul, dan nabi-nabi, bersukarialah! Sebab Allah sudah menghukum dia sebagai pembalasan atas apa yang dilakukannya terhadap kalian!”Wahyu 18:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu ada suara dari surga yang berseru,“Hai semua penduduk surga, bersukacitalah karena ibukota yang jahat itu sudah dibinasakan! Semua utusan Allah yang bernubuat, para rasul Kristus, dan seluruh umat Allah, bersukacitalah! Karena Allah sudah menjatuhkan hukuman atas penduduk kota itu setimpal dengan kejahatan mereka terhadap kalian.””Wahyu 18:20 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Rejoice over her, thou heaven, and ye holy apostles and prophets; for God hath avenged you on her.”Wahyu 18:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Wahyu 18:20?
Ayat ini mengajak surga, orang-orang kudus, rasul, dan nabi untuk bersukacita atas kehancuran Babel. Allah telah menjatuhkan hukuman atas kota itu sebagai pembalasan atas penganiayaan yang mereka alami. Ini adalah kemenangan keadilan Allah.
Latar belakang
Dari cahaya kota ke kegelapan total
Cahaya lampu Babel—yang pernah menerangi dunia—tidak akan pernah bersinar lagi. Ini melambangkan lebih dari sekadar hilangnya pencahayaan fisik. Babel adalah cahaya dunia yang memandu semua orang—kota yang setiap orang mengikutinya. Ketika cahaya itu hilang, dunia akan jatuh dalam kegelapan spiritual juga. Para pedagang Babel adalah pembesar-pembesar di bumi, dan sihir mereka telah menyesatkan semua bangsa.
Di mana
Dalam Babel yang gelap
Dari cahaya kota yang bersinar ke kegelapan total
Kapan
~95 M
Dari cahaya kepemimpinan ke kegelapan
Yang berbicara
Pengamat nubuat
Mereka yang melihat penghancuran sistemik
Kepada
Semua yang telah mengandalkan kemegahan Babel
Mereka yang akan hidup dalam kegelapan tanpa kota
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
λάμπας
lampas · light
Cahaya, obor; simbol kekuasaan, pengaruh, dan inovasi
φαρμακεία
pharmakeia · sorcery
Sihir, penyesatan; cara sistemik yang Babel telah menguasai dunia
πλανάω
planaō · deceived
Menyesatkan, membawa keluar jalur; semua bangsa telah dipengaruhi oleh sistem Babel
Cahaya Babel adalah cahaya penyesatan yang telah membuat semua bangsa percaya pada sistem yang jahat; ketika cahaya itu padam, semua akan berada dalam kegelapan sejati dengan tanpa alternatif yang mereka kenal.
Tahukah kamu
Cahaya adalah simbol kekuasaan dan pengaruh
Dalam Alkitab, cahaya adalah simbol kehadiran ilahi, kebijaksanaan, dan pengaruh. Cahaya Babel adalah cahaya semu—itu adalah cahaya dari sistem yang jahat yang menyesatkan. Ketika cahaya itu padam, semua bangsa akan menyadari bahwa mereka telah mengikuti jalan yang salah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 18:20
Matius 6:23
Tentang bahaya mempercayai cahaya yang salah atau palsu
“Jika cahaya dalam dirimu gelap, berapa gelapnya kegelapan itu”
2 Korintus 11:14
Tentang bagaimana sistem jahat dapat menyamar sebagai baik dan menerangi
“Iblis menyamar sebagai malaikat cahaya”
Wahyu 21:23-24
Kontras dengan Yerusalem Baru yang akan memiliki cahaya sejati dari Tuhan, bukan cahaya palsu dari Babel
“Kota itu tidak memerlukan matahari atau bulan... bangsa-bangsa akan berjalan dalam cahayanya”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Wahyu 18:20
✕ Sering dikira
Hilangnya cahaya hanya berarti hilangnya infrastruktur listrik
✓ Yang sebenarnya
Hilangnya cahaya adalah simbol dari hilangnya kemampuan Babel untuk mempengaruhi dan menyesatkan bangsa-bangsa—sebuah kegelapan spiritual yang akan menjatuhkan dunia
✕ Sering dikira
Pedagang-pedagang Babel adalah orang-orang biasa yang hanya berdagang
✓ Yang sebenarnya
Pedagang-pedagang Babel adalah 'pembesar-pembesar di bumi' yang telah menggunakan kekayaan dan pengaruh untuk menyesatkan semua bangsa melalui sistem yang korup
Renungan
Renungan Singkat Wahyu 18:20
Ketika melihat ketidakadilan di dunia, ingatlah bahwa Allah akan menghakimi dengan adil. Kita bisa bersukacita ketika kebenaran ditegakkan.
Tuhan, berilah aku sukacita dalam keadilan-Mu dan keberanian untuk tetap setia. Amin.