Tempat Penyeberangan Direbut

Yeremia 51:32

Hukuman atas Babel: Kota yang Jatuh

“tempat-tempat penyeberangan telah direbut dan rawa-rawa telah dibakar dengan api, dan tentara-tentara ketakutan.””

Yeremia 51:32 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 51:32?

Ayat ini melanjutkan gambaran kehancuran Babel: tempat penyeberangan direbut, rawa-rawa dibakar, dan tentara menjadi gempar. Semua pertahanan Babel runtuh, menunjukkan bahwa tidak ada yang bisa menahan murka Tuhan. Kekalahan total ini adalah akibat dari kesombongan dan kejahatan mereka.

Latar belakang

Bagian-bagian kunci jatuh

Tempat penyeberangan sungai direbut dan rawa-rawa dibakar untuk menghancurkan pertahanan. Akibatnya tentara Babel ketakutan dan kehilangan semangat. Ini melengkapi gambaran kejatuhan kota.

Di mana

Babel

Di dekat sungai dan rawa-rawa

Kapan

~580 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Serangan Media ke Babel
Jatuhnya Babel ke Persia
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang melayani di Yehuda, ~60 tahun

P

Kepada

Pembaca kitab

Orang-orang yang tersebar, mencari pengharapan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מַעְבָּר

ma'bar · penyeberangan

tempat menyeberangi sungai, sering dijaga ketat

אֲגַם

agam · rawa-rawa

kolam atau rawa, daerah berair dangkal

אִישׁ מִלְחָמָה

ish milchamah · tentara

prajurit, orang perang

Kata-kata ini menekankan bahwa sumber daya air dan pertahanan alami tidak lagi membantu, dan para prajurit kehilangan nyali.

Tahukah kamu

Strategi sungai

Bangsa Babel sangat bergantung pada Sungai Efrat, dan penyerbu sering mengalihkan airnya untuk masuk ke kota. Membakar rawa-rawa adalah taktik untuk menghilangkan tempat persembunyian.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 51:32

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 51:32

✕  Sering dikira

Mengira 'rawa-rawa' adalah tempat rohani, padahal ini lokasi fisik yang dibakar.

✓  Yang sebenarnya

Ini detail strategi militer, bukan kiasan semata.

✕  Sering dikira

Menganggap ayat ini berbicara tentang kota lain, padahal konteksnya jelas tentang Babel.

✓  Yang sebenarnya

Semua gambaran ini menunjuk pada kejatuhan Babel yang historis.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 51:32

Hidup yang jauh dari Tuhan akan kehilangan pegangan saat ujian datang. Saat kita mengandalkan hal-hal duniawi, semuanya bisa hancur dalam sekejap. Bangunlah hidup di atas batu karang yang kokoh, yaitu Yesus Kristus, agar tidak goyah oleh badai kehidupan.

Tuhan, jadikan Engkau gunung batuku dan tempat perlindunganku, agar aku tidak goyah saat badai melanda. Amin.