Pahlawan Babel menyerah
Yeremia 51:30
Kekuatan Babel Sia-sia Melawan TUHAN
“Orang-orang gagah Babel telah berhenti berperang. Mereka tinggal di benteng-benteng pertahanan mereka. Kekuatan mereka telah hilang, mereka menjadi seperti perempuan. Tempat-tempat tinggalnya terbakar, palang-palangnya dipatahkan.”Yeremia 51:30 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pahlawan-pahlawan Babel telah berhenti berperang, mereka tinggal duduk di kubu-kubu pertahanan, Yeremia 51.31–34 269 kegagahberanian mereka sudah lenyap, mereka sudah menjadi seperti perempuan. Tempat-tempat tinggalnya sudah terbakar, palang-palang pintunya sudah patah!”Yeremia 51:30 · TB
Terjemahan Baru
“Tentara Babel sudah berhenti berperang dan tinggal di benteng-benteng. Mereka hilang keberanian dan tidak berdaya. Pintu-pintu gerbang kota sudah didobrak, dan rumah-rumah dibakar.”Yeremia 51:30 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The mighty men of Babylon have forborn to fight, they have remained in their holds: their might hath failed; they became as women: they have burned her dwellingplaces; her bars are broken.”Yeremia 51:30 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 51:30?
Pasukan Babel tidak berdaya, mereka berhenti berperang dan bersembunyi di benteng. Kekuatan mereka hilang seperti perempuan yang lemah, dan kota mereka dibakar.
Latar belakang
Pahlawan Babel menjadi tak berdaya
Prajurit-prajurit Babel yang gagah berani berhenti berperang; mereka bersembunyi di benteng, kehilangan kekuatan. Tempat tinggal mereka terbakar dan palang pintu dipatahkan, menandakan kota tak mampu bertahan.
Di mana
Babel
Di benteng-benteng pertahanan Babel
Kapan
~590 SM
Zaman Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Narator
Penulis kitab Yeremia
Kepada
Pembaca/umat Israel
Mereka yang melihat kuasa TUHAN atas Babel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָדַל
chadal · berhenti
Berhenti, berakhir, tidak melanjutkan; di sini pasukan tidak lagi bertempur.
גִּבּוֹר
gibor · gagah
Pahlawan, pria kuat, tetapi di sini kehilangan kekuatan.
נָשִׁים
nashim · perempuan
Perempuan; metafora untuk kelemahan dan ketakutan.
Kata 'berhenti', 'gagah', dan 'perempuan' bersama-sama menunjukkan ironi: pahlawan yang kuat menjadi lemah seperti perempuan, karena TUHAN meremukkan mereka.
Tahukah kamu
Frasa 'menjadi seperti perempuan' adalah bahasa kiasan untuk kehilangan keberanian.
Dalam budaya zaman itu, ini cara menghina pasukan yang menyerah, menunjukkan kehancuran total moral.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 51:30
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 51:30
✕ Sering dikira
Ada yang menganggap ini merendahkan perempuan.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah kiasan budaya untuk menunjukkan kelemahan, bukan penghinaan universal.
✕ Sering dikira
Beberapa orang berpikir benteng-benteng Babel tidak pernah dihancurkan.
✓ Yang sebenarnya
Sejarah mencatat Babel jatuh, dan nubuat ini menggambarkan runtuhnya pertahanan.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 51:30
Ketika Tuhan berperang melawan kita, tidak ada kekuatan yang mampu bertahan. Kita harus rendah hati dan berserah kepada Tuhan, bukan melawan-Nya.
Tuhan, aku sadar bahwa melawan Engkau adalah sia-sia. Ajarilah aku untuk selalu berserah pada kehendak-Mu dan taat pada perintah-Mu. Amin.