Bumi gemetar, rencana TUHAN

Yeremia 51:29

Bumi Gemetar karena Hukuman Babel

“Tanah bergetar dan menggeliat karena setiap rencana TUHAN akan dilakukan terhadap Babel, untuk membuat negeri Babel menjadi tempat tandus, tanpa penduduk.”

Yeremia 51:29 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 51:29?

Seluruh bumi akan berguncang ketika rencana Tuhan terhadap Babel dilaksanakan. Babel akan menjadi tempat tandus dan tidak berpenghuni, menunjukkan betapa dahsyatnya penghakiman Tuhan.

Latar belakang

Babel menjadi tandus

Narasi menegaskan bahwa bumi berguncang karena rencana TUHAN untuk membuat Babel menjadi tempat tandus tanpa penduduk. Ini menggambarkan kepastian kehancuran total Babel.

Di mana

Babel

Deskripsi dampak hukuman atas Babel

Kapan

~590 SM

Zaman Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Panggilan perang melawan Babel
Jatuhnya Babel
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Penulis kitab Yeremia, mungkin Barukh

P

Kepada

Pembaca/umat Israel

Orang-orang yang akan menyaksikan kehancuran Babel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מַחֲשָׁבָה

machashavah · rencana

Pikiran atau rancangan yang matang, menunjukkan maksud TUHAN yang pasti.

שְׁמָמָה

shemamah · tandus

Keadaan sunyi sepi, hancur total tanpa penghuni.

אֵין יוֹשֵׁב

ein yoshev · tanpa penduduk

Tidak ada yang tinggal, kehancuran menyeluruh.

Ketiga kata ini—rencana, tandus, tanpa penduduk—menegaskan bahwa kehancuran Babel bukan kebetulan, melainkan keputusan ilahi yang pasti terlaksana.

Tahukah kamu

Tanah 'menggeliat' seperti perempuan melahirkan.

Gambaran ini sering dipakai untuk bencana kosmik, menunjukkan dahsyatnya murka TUHAN.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 51:29

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 51:29

✕  Sering dikira

Ada yang mengira 'bumi' di sini adalah seluruh planet.

✓  Yang sebenarnya

Konteksnya adalah tanah Babel yang gemetar karena hukuman.

✕  Sering dikira

Beberapa orang menganggap ini hanya hiperbola puitis.

✓  Yang sebenarnya

Nubuat ini digenapi secara historis; Babel benar-benar ditinggalkan.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 51:29

Tuhan setia pada firman-Nya, termasuk janji penghakiman. Kita harus hidup dalam rasa takut yang kudus dan tidak main-main dengan dosa.

Tuhan, mampukan aku untuk hidup dalam ketaatan karena aku tahu Engkau setia pada janji-Mu. Amin.