Kesia-siaan berhala
Yeremia 51:18
Pembalasan atas Babel
“Semua itu kesia-siaan, suatu karya yang menjadi cemoohan. Mereka akan binasa, pada waktu penghakiman mereka.”Yeremia 51:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“semuanya adalah kesia-siaan, pekerjaan yang menjadi buah ejekan, dan yang akan binasa pada waktu dihukum.”Yeremia 51:18 · TB
Terjemahan Baru
“Berhala-berhala itu tak berharga, patut diejek dan dihina. Apabila tiba waktunya, mereka akan binasa.”Yeremia 51:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“They are vanity, the work of errors: in the time of their visitation they shall perish.”Yeremia 51:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 51:18?
Ayat ini menegaskan bahwa berhala-berhala itu adalah kesia-siaan, karya yang menjadi cemoohan, dan akan binasa pada saat penghakiman. Berbeda dengan Tuhan yang hidup, berhala tidak mampu menyelamatkan.
Latar belakang
Berhala akan binasa
Ayat ini menyimpulkan bahwa semua berhala adalah kesia-siaan dan karya yang menjadi cemoohan. Mereka akan binasa pada waktu penghakiman. Ini menegaskan bahwa hanya Tuhan yang kekal, sementara berhala akan musnah.
Di mana
Babel (dalam nubuat)
Menghadapi budaya Babel yang penuh berhala
Kapan
~600 SM
Kerajaan Yehuda akhir
Yang berbicara
Yeremia
Nabi yang melayani ~40 tahun, sering disebut 'nabi yang menangis'
Kepada
Pembaca/umat Israel
Orang-orang yang hidup di pembuangan atau akan mengalami pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הֶבֶל
hevel · kesia-siaan
Uap, nafas; sesuatu yang fana, tidak berharga, seperti asap yang lenyap.
מַעֲשֵׂה
ma'aseh · karya
Perbuatan, hasil karya; sesuatu yang dibuat oleh tangan.
אָבַד
avad · binasa
Hancur, hilang, dibinasakan; berakhir.
Ketiga kata ini menunjukkan kontras: karya manusia (ma'aseh) adalah hevel (uap) yang akan avad (binasa). Sedangkan karya Tuhan (menciptakan langit) adalah kekal. Ini mengingatkan agar kita tidak meletakkan harapan pada hal yang fana.
Tahukah kamu
Kesia-siaan = hembusan napas
Kata 'kesia-siaan' (hebel) dalam bahasa Ibrani artinya 'uap' atau 'hembusan napas'. Ini dipakai di kitab Pengkhotbah untuk menggambarkan hal yang sementara dan tidak berarti.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 51:18
Pengkhotbah 1:2
istilah hevel
“Kesia-siaan atas kesia-siaan, kata Pengkhotbah, kesia-siaan atas kesia-siaan, segala sesuatu adalah sia-sia.”
Yesaya 41:29
berhala sia-sia
“Sesungguhnya, semuanya adalah kesia-siaan, pekerjaan mereka adalah hampa.”
1 Korintus 8:4
berhala tidak ada
“Kita tahu, bahwa berhala tidak ada di dunia ini, dan bahwa tidak ada Allah lain daripada Allah yang esa.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 51:18
✕ Sering dikira
Ayat ini menganggap semua karya manusia tidak berguna.
✓ Yang sebenarnya
Yang dimaksud adalah karya penyembahan berhala, bukan segala hasil karya manusia.
✕ Sering dikira
'Binasa' berarti berhala tidak ada sama sekali sejak awal.
✓ Yang sebenarnya
Berhala secara fisik ada, tetapi fungsi dan kuasanya tidak nyata; 'binasa' menunjuk pada ketidakberdayaan mereka.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 51:18
Kita mungkin tergoda untuk mengandalkan hal-hal yang kelihatan nyata, seperti uang atau popularitas. Namun semuanya itu sementara dan akan musnah. Hanya Tuhan yang kekal dan layak menjadi dasar hidup kita.
Tuhan, jauhkan aku dari kesia-siaan; jadikan Engkau satu-satunya sandaran hidupku, Amin.