Raja Babel gemetar

Yeremia 50:42

Hukuman atas Babel dan Janji Pemulihan

PerikopMengenai Babel · Yeremia 50:1-46 →
“Mereka memegang busur dan tombak, mereka kejam dan tidak berbelaskasihan. Suara mereka menderu seperti laut, mereka menunggang kuda, berjajar seperti prajurit perang melawan kamu, hai anak perempuan Babel.”

Yeremia 50:42 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 50:42?

Ayat ini menggambarkan pasukan penyerang dengan busur dan tombak, kejam dan menunggang kuda, siap berperang melawan Babel. Raja Babel akan ketakutan dan 'tangannya menjadi lunglai' seperti perempuan yang melahirkan. Ini menunjukkan bahwa kekuatan manusia tidak berarti di hadapan Tuhan.

Latar belakang

Ketakutan raja

Raja Babel mendengar laporan tentang bangsa penyerang, lalu tangannya menjadi lemah dan ketakutan menguasainya, seperti sakit bersalin.

Di mana

Babel

Di istana raja, saat mendengar laporan invasi

Kapan

~600 SM

Periode kerajaan Yehuda menjelang pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Babel menguasai Yehuda
Babel dikalahkan oleh Media-Persia
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, berfirman melalui Nabi Yeremia

R

Kepada

Raja Babel

Penguasa yang angkuh, takut saat mendengar kabar

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָד

yad · tangan

tangan, sering melambangkan kekuatan

רָפָה

rafah · lemah

menjadi lemas, jatuh

חִיל

khil · kesakitan

takut, gemetar, sakit bersalin

Raja yang perkasa kehilangan kekuatan ('yad rafah') dan dilanda ketakutan ('khil'), menunjukkan bahwa Allah merendahkan yang sombong.

Tahukah kamu

Metafora melahirkan

Dalam Alkitab, sakit bersalin sering dipakai sebagai gambaran ketakutan dan penderitaan yang tidak bisa dihindari.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 50:42

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 50:42

✕  Sering dikira

Raja Babel bertobat karena takut.

✓  Yang sebenarnya

Ayat hanya menggambarkan ketakutan, bukan pertobatan.

✕  Sering dikira

Ketakutan ini hanya emosi sesaat.

✓  Yang sebenarnya

Ini menunjukkan kehancuran total Babel yang sudah pasti.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 50:42

Ketakutan dapat melumpuhkan kita, bahkan ketika kita merasa kuat. Namun, sebagai anak Tuhan, kita memiliki jaminan keamanan di dalam Dia. Jangan biarkan ketakutan menguasai hati, tetapi percayalah pada perlindungan Tuhan.

Tuhan, saat aku merasa takut, ingatkan aku bahwa Engkau adalah bentengku. Beri aku keberanian dan ketenangan. Amin.