Ratapan TUHAN atas Moab

Yeremia 48:31

Hukuman atas Kesombongan Moab

Karena itu, Aku akan meraung untuk Moab, Aku akan menjerit untuk seluruh Moab. Aku akan merintih untuk orang-orang Kir-Heres.

Yeremia 48:31 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 48:31?

Allah berduka atas Moab. Meskipun Moab sombong dan menentang-Nya, Allah meratap dan menangis untuk mereka. Ini menunjukkan bahwa Allah tidak senang dengan kehancuran orang berdosa; hati-Nya penuh belas kasihan bahkan bagi mereka yang memberontak.

Latar belakang

Tuhan menangis atas Moab

Tuhan, yang akan menghukum Moab, menyatakan ratapan yang dalam. Ia meraung dan menjerit bagi Moab, menunjukkan bahwa hukuman-Nya tidak lahir dari kebencian, melainkan kesedihan atas kehancuran yang harus terjadi.

Di mana

Moab

Nubuat tentang Moab, wilayah di sebelah timur Laut Mati

Kapan

~600 SM

Zaman Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pelayanan Yeremia dimulai
Kejatuhan Yerusalem
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah Israel, berdaulat atas bangsa-bangsa

P

Kepada

Pembaca

Umat Tuhan, termasuk kita

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֶשְׁאַג

es'ag · meraung

mengaum atau meraung seperti singa

אָרִיעַ

ari'a · menjerit

bersorak atau berteriak keras, bisa juga berarti menangis keras

אֶהֱמֶה

ehemeh · merintih

mengerang atau menggeram, suara yang keluar dari kedalaman hati

Ketiga kata ini (meraung, menjerit, merintih) semuanya adalah suara-suara yang keluar dengan keras dan spontan. Ini menunjukkan bahwa ratapan Tuhan bukanlah basa-basi, melainkan erangan yang nyata dan menyakitkan.

Tahukah kamu

Tangisan Ilahi

Dalam ayat ini, Tuhan digambarkan 'meraung'—kata yang sama sering dipakai untuk erangan singa. Ini menunjukkan intensitas emosi yang jarang kita bayangkan dari Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 48:31

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 48:31

✕  Sering dikira

Ayat ini berarti Tuhan tidak sungguh-sungguh mau menghukum Moab.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan sungguh menghukum, tetapi hukuman-Nya disertai kesedihan, bukan kegembiraan.

✕  Sering dikira

Ratapan ini hanya untuk Moab, tidak relevan untuk kita.

✓  Yang sebenarnya

Ini menunjukkan karakter Allah yang peduli, dan menjadi teladan bagi kita untuk berduka atas dosa.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 48:31

Tuhan tidak pernah senang melihat kehancuran orang yang bersalah. Saat kita menghadapi orang yang sulit, cobalah melihat mereka dengan belas kasihan, bukan sekadar penghakiman.

Tuhan, berikanlah aku hati yang berbelas kasihan seperti hati-Mu, yang mampu meratap bagi mereka yang jauh dari-Mu. Amin.