Ratapan di Sungai Arnon

Yeremia 48:20

Penghakiman Moab: Kesombongan Dihukum

PerikopMengenai Moab · Yeremia 48:1-47 →
“Moab telah dipermalukan karena Moab telah dihancurkan. Meratap dan menangislah, beritahukanlah di dekat Arnon bahwa Moab telah dihancurkan,”

Yeremia 48:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 48:20?

Moab dipermalukan dan dihancurkan. Penduduknya diminta untuk meratap dan menangis, serta memberitahukan berita kehancuran itu di dekat Sungai Arnon. Ini adalah kepastian bahwa kehancuran Moab adalah hukuman dari Allah.

Latar belakang

Kabar Duka bagi Moab

Moab dipermalukan dan dihancurkan. Penduduknya diminta meratap dan menangis, serta mengumumkan kehancuran itu di dekat Arnon. Ini adalah puncak penderitaan yang telah dinubuatkan.

Di mana

Arnon

Di tepi sungai Arnon, batas antara Moab dan Israel

Kapan

~605 SM

Periode kerajaan akhir Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kekalahan Moab oleh Babel
Pembuangan Yehuda ke Babel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang setia menyampaikan firman TUHAN, ~80 tahun

B

Kepada

Bangsa-bangsa sekitar

Mereka yang akan mendengar berita kehancuran Moab

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חֻתָּתָה

huttatah · dihancurkan

diremukkan, dihancurkan menjadi kepingan

הֹבִישׁ

hovish · mempermalukan

memalukan, membuat malu

הַגִּידוּ

haggidu · beritahukanlah

mengumumkan, menyampaikan kabar

Penghancuran total membawa rasa malu, tapi umat Allah dipanggil untuk mengumumkan hal ini dengan jujur, agar nama-Nya dimuliakan.

Tahukah kamu

Arnon adalah Sungai Perbatasan

Sungai Arnon (sekarang Wadi Mujib) menjadi batas alami antara Moab dan Israel. Nama 'Arnon' berarti 'riak' atau 'gembira'.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 48:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 48:20

✕  Sering dikira

Tuhan senang melihat Moab menderita

✓  Yang sebenarnya

Tuhan bersedih atas dosa yang membawa kehancuran, tetapi Ia adil.

✕  Sering dikira

Moab tidak punya kesempatan untuk bertobat

✓  Yang sebenarnya

Nubuat ini justru memberi kesempatan untuk merendahkan diri, dan di akhir pasal ada janji pemulihan.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 48:20

Ketika kita menghadapi kegagalan atau kehancuran, jangan malu untuk mengakuinya dan meratap di hadapan Tuhan. Allah dapat memulihkan kita jika kita rendah hati.

Ya Tuhan, ajarlah kami untuk rendah hati dalam kekalahan dan percaya bahwa Engkau sanggup memulihkan. Amin.