Pertanyaan kepada pedang TUHAN
Yeremia 47:6
Nubuatan atas Filistin
PerikopMengenai Orang Filistin · Yeremia 47:1-7 →“Oh, pedang TUHAN, berapa lama lagi kamu akan tenang? Masukkanlah dirimu sendiri ke dalam sarung pedangmu, beristirahatlah dan jadilah tenang.”Yeremia 47:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ah, pedang TUHAN, berapa lama lagi baru engkau berhenti? Masuklah kembali ke dalam sarungmu, jadilah tenang dan beristirahatlah!”Yeremia 47:6 · TB
Terjemahan Baru
“Kamu berteriak, 'Sampai kapan engkau menyerang, hai pedang TUHAN? Kembalilah ke sarungmu dan tinggallah di sana dengan tenang!'”Yeremia 47:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“O thou sword of the LORD, how long will it be ere thou be quiet? put up thyself into thy scabbard, rest, and be still.”Yeremia 47:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 47:6?
Pertanyaan retoris 'berapa lama lagi' menunjukkan keinginan akan berakhirnya bencana. Pedang TUHAN adalah alat penghukuman-Nya; meskipun manusia mungkin ingin berhenti, perintah Tuhan harus dilaksanakan. Ini menekankan kedaulatan Tuhan atas penghakiman.
Latar belakang
Pedang yang tidak berhenti
Ayat ini adalah ratapan puitis: 'Pedang TUHAN, berapa lama lagi engkau tenang?' Nabi meminta pedang untuk berhenti dan masuk ke sarungnya, tetapi sebenarnya TUHAN telah memerintahkannya untuk menyerang Askelon dan pesisir. Jadi, pedang itu tidak akan berhenti.
Di mana
Yerusalem
Tempat nubuat disampaikan
Kapan
~605 SM
Zaman kerajaan Yehuda, sebelum pembuangan
Yang berbicara
Yeremia
Nabi TUHAN, ~60 tahun, berkhotbah di Yerusalem
Kepada
Pedang TUHAN
Simbol perang yang diutus TUHAN untuk menghukum
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁקַט
shaqat · tenang
diam, tenang, beristirahat, tidak bergerak
תַּעַר
ta'ar · sarung pedang
sarung pedang, tempat menyimpan pedang
נוּחַ
nuach · beristirahatlah
berhenti, beristirahat, diam
Ketiga kata ini menekankan keinginan agar pedang berhenti, tetapi kontradiksi muncul: pedang tidak bisa 'tenang' atau 'beristirahat' karena TUHAN telah memberi perintah. Ini menunjukkan bahwa hukuman TUHAN tidak dapat dihentikan oleh permintaan manusia.
Tahukah kamu
Pedang sebagai simbol kekuatan ilahi
Pedang TUHAN sering muncul dalam nubuat sebagai alat hukuman, tetapi di sini dipersonifikasikan untuk menunjukkan bahwa TUHAN sendiri yang mengendalikan kehancuran.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 47:6
Ulangan 32:41
Pedang TUHAN
“Jika Aku mengasah pedang-Ku yang berkilat, dan tangan-Ku memegang penghukuman, maka Aku akan membalas dendam kepada lawan-Ku dan mengadakan pembalasan kepada orang yang membenci Aku.”
Yehezkiel 21:4
Pedang keluar
“Oleh karena Aku akan melenyapkan dari tengah-tengahmu orang benar dan orang fasik, maka pedang-Ku akan keluar dari sarungnya melawan semua manusia dari selatan sampai utara.”
Yesaya 34:5
Pedang mabuk
“Sebab pedang-Ku yang di langit sudah mabuk; sesungguhnya, Aku akan menjatuhkannya ke atas Edom ke atas bangsa yang Kukhususkan untuk ditumpas.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 47:6
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti perang tidak pernah berakhir.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini spesifik: pedang TUHAN akan bekerja sampai hukuman selesai, tetapi kemudian akan berhenti.
✕ Sering dikira
Yeremia meminta TUHAN menghentikan hukuman.
✓ Yang sebenarnya
Yeremia menyadari bahwa pedang tidak bisa berhenti karena perintah TUHAN; ini adalah ekspresi kepasrahan pada kehendak TUHAN.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 47:6
Ada waktunya Tuhan mengizinkan kesulitan untuk tujuan-Nya. Kita mungkin tidak mengerti, tetapi kita dapat percaya bahwa hukuman-Nya adil dan kasih-Nya tetap ada.
Tuhan, beri kami hikmat untuk menerima kehendak-Mu, bahkan ketika kami tidak memahaminya. Amin.