Pedang yang Tidak Bisa Tenang
Yeremia 47:7
Hukuman atas Orang Filistin
PerikopMengenai Orang Filistin · Yeremia 47:1-7 →“Bagaimana pedang itu dapat tenang sedangkan TUHAN telah memberikan perintah kepadanya? Terhadap orang-orang Askelon dan terhadap orang-orang sepanjang pantai. Di sana Dia telah menetapkannya.””Yeremia 47:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi bagaimana ia dapat berhenti? Bukankah TUHAN memerintahkannya? Ke Askelon dan ke tepi pantai laut, ke sanalah Ia menyuruhnya!"”Yeremia 47:7 · TB
Terjemahan Baru
“Tapi dapatkah ia menjadi tenang, apabila Aku sudah memerintahkannya untuk menyerang Askelon dan penduduk tepi pantai?"”Yeremia 47:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“How can it be quiet, seeing the LORD hath given it a charge against Ashkelon, and against the sea shore? there hath he appointed it.”Yeremia 47:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 47:7?
Ayat ini menegaskan bahwa kehancuran yang menimpa orang Filistin bukanlah kebetulan, melainkan perintah TUHAN. Pedang TUHAN tidak dapat berhenti karena Allah telah menetapkan hukuman atas Askelon dan sepanjang pantai. Ini menunjukkan kedaulatan Allah dalam sejarah.
Latar belakang
Pertanyaan Retoris tentang Pedang Tuhan
Ayat ini adalah penutup puisi tentang hukuman atas Filistin. Yeremia bertanya-tanya berapa lama pedang Tuhan harus beristirahat, tetapi jawabannya jelas: tidak akan tenang karena Tuhan sudah memerintahkannya untuk menghukum. Ini menegaskan kepastian penghakiman yang sudah diputuskan.
Di mana
Anatot
Di rumah Yeremia, kota kecil dekat Yerusalem
Kapan
~605 SM
Zaman Kerajaan Yehuda, sebelum pembuangan
Yang berbicara
Nabi Yeremia
Nabi yang setia, ~60 tahun, menyampaikan firman Tuhan
Kepada
Bangsa Filistin
Musuh bebuyutan Israel, tinggal di pesisir selatan Kanaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁקַט
shaqat · tenang
diam, beristirahat, tidak bergerak
צָוָה
tsavah · perintah
memerintahkan dengan otoritas, menugaskan
יָעַד
ya'ad · menetapkan
menentukan, menunjuk, membuat janji
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa pedang Tuhan bukan alat yang mandiri, melainkan di bawah perintah dan penetapan Tuhan. Keheningan dan keaktifan pedang sepenuhnya ditentukan oleh keputusan ilahi, bukan kebetulan atau kehendak manusia.
Tahukah kamu
Roda vs. Kereta
Kata 'gemuruh roda' dalam ayat 3 adalah onomatope yang menggambarkan suara gemuruh kereta perang, seperti guntur. Ini menunjukkan betapa menakutkannya pasukan yang datang dari utara, yang kemungkinan adalah Babel.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 47:7
Yesaya 34:5
Pedang Tuhan aktif
“Sebab pedang TUHAN tercelup di langit, turun ke Edom”
Yeremia 46:10
Hari pembalasan
“Hari itu bagi Tuhan ALLAH semesta alam, hari pembalasan untuk membalaskan kepada lawan-Nya”
Yehezkiel 21:9-10
Pedang yang siap
“Pedang, pedang yang diasah dan digosok, diasah untuk pembantaian”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 47:7
✕ Sering dikira
Menganggap pedang Tuhan bisa 'tenang' secara permanen, artinya Tuhan tidak peduli pada kejahatan.
✓ Yang sebenarnya
Ini pertanyaan retoris: pedang tidak bisa tenang karena Tuhan sudah memerintahkannya. Tuhan pasti menghukum kejahatan.
✕ Sering dikira
Berpikir 'menetapkan' berarti Tuhan menempatkan pedang secara fisik di suatu tempat.
✓ Yang sebenarnya
Di sini 'menetapkan' berarti Tuhan telah memberikan tugas atau penunjukan kepada pedang untuk melaksanakan hukuman.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 47:7
Terkadang kita bertanya mengapa kejahatan dibiarkan, tetapi ayat ini mengingatkan bahwa Allah punya waktu dan rencana. Kita dipanggil untuk percaya bahwa keadilan Allah pasti ditegakkan, meski tidak selalu sesuai waktu kita. Hidup dalam ketaatan kepada firman-Nya adalah respons yang tepat.
Tuhan, ajari aku untuk mempercayai keadilan-Mu yang sempurna, dan berilah aku hati yang taat kepada perintah-Mu. Amin.