Air Bah dari Utara

Yeremia 47:2

Pedang TUHAN Menghantam Filistin

Beginilah firman TUHAN, “Lihat, air meluap dari utara, dan akan menjadi aliran air yang membanjiri, dan akan membanjiri negeri itu dan semua yang ada di dalamnya, kota dan orang-orang yang tinggal di dalamnya. Orang-orang akan berteriak, dan setiap penduduk negeri itu akan meratap

Yeremia 47:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 47:2?

Gambaran air bah yang meluap dari utara menggambarkan invasi Babel yang akan menghancurkan Filistin. Ini adalah metafora kekuatan militer yang dahsyat, seperti banjir yang tak terbendung, yang membawa kehancuran total.

Latar belakang

Banjir yang Meluap

TUHAN menggambarkan datangnya pasukan seperti air bah yang meluap dari utara, membanjiri negeri Filistin beserta penduduknya. Ini adalah gambaran invasi Babel yang akan datang.

Di mana

Babilonia

Wilayah utara, sumber pasukan musuh

Kapan

~605 SM

Periode sebelum serangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kebangkitan Babel
Kehancuran Filistin
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN (Allah)

Allah yang berdaulat atas bangsa-bangsa

Y

Kepada

Yeremia dan para pembaca

Nabi dan umat yang mendengarkan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מַיִם

mayim · air

air, sering dipakai untuk banjir atau banyak orang

עָלָה

alah · meluap

naik, bangkit, atau naik ke atas

שָׁטַף

shataph · membanjiri

mengalir deras, menenggelamkan

Ketiga kata ini bersama-sama menggambarkan penyerbuan yang dahsyat dan tanpa henti, seperti banjir yang tidak bisa dibendung.

Tahukah kamu

Dari Utara?

Secara geografis, Babel berada di timur, tetapi dalam nubuat sering disebut 'dari utara' karena rute serangan biasanya melewati utara.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 47:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 47:2

✕  Sering dikira

Menganggap air ini harfiah.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah metafora untuk pasukan yang banyak dan kuat.

✕  Sering dikira

Mengira serangan dari utara berasal dari Asyur.

✓  Yang sebenarnya

Konteks menunjukkan Babel sebagai alat penghukuman.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 47:2

Ketika masalah datang seperti banjir, kita mungkin merasa tak berdaya. Namun, kita dapat berlindung pada Tuhan, yang adalah benteng kita di tengah badai kehidupan.

Ya Tuhan, ketika masalah datang seperti banjir, ingatkan kami bahwa Engkau adalah perlindungan kami. Amin.