Banjir Penghakiman

Nahum 1:8

Allah yang Baik dan Murka

PerikopMurka dan Kedahsyatan TUHAN · Nahum 1:2-8 →
“Akan tetapi, dengan banjir yang melanda, Ia akan menghabisi mereka dan akan mengejar musuh-musuh-Nya ke dalam kegelapan.”

Nahum 1:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Nahum 1:8?

Nahum 1:8 menggambarkan murka Tuhan terhadap musuh-musuh-Nya: seperti banjir yang melanda, Dia akan menghabisi mereka dan mengejar mereka ke dalam kegelapan. Ini adalah kepastian penghakiman bagi orang yang menentang Tuhan, menunjukkan bahwa tidak ada yang luput dari keadilan-Nya.

Latar belakang

Banjir Murka bagi Musuh

Ayat ini kontras dengan ayat 7: bagi yang berlindung, Tuhan baik; tetapi bagi musuh-Nya, Dia akan menghabisi mereka dengan banjir yang melanda. Ini menegaskan bahwa murka Allah tidak tertahankan.

Di mana

Elkosh

Tidak jelas; mungkin kota kecil di Yehuda

Kapan

~650 SM

Zaman Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kejatuhan Samaria
Kejatuhan Niniwe
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Nahum

Nabi dari Elkosh, ~650 SM

U

Kepada

Umat Yehuda

Kerajaan selatan, menghadapi ancaman Asyur

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שֶׁטֶף

shetef · banjir

banjir, air bah yang menutupi

כָּלָה

kalah · menghabisi

menyelesaikan, menghabiskan, membuat selesai

חֹשֶׁךְ

choshekh · kegelapan

kegelapan, tempat yang suram

Banjir melambangkan penghakiman yang total dan tak terhindarkan. 'Menghabisi' menunjukkan pemusnahan total, dan 'kegelapan' menggambarkan kehancuran yang menyedihkan.

Tahukah kamu

Banjir dalam sejarah Niniwe

Niniwe terletak di dekat Sungai Tigris dan anak sungainya, dan memiliki sistem kanal. Beberapa sejarawan menduga banjir besar membantu kehancuran Niniwe pada 612 SM, sesuai dengan citra ini.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Nahum 1:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Nahum 1:8

✕  Sering dikira

Mengira 'mereka' dalam ayat ini adalah seluruh umat manusia.

✓  Yang sebenarnya

'Mereka' adalah musuh-musuh Allah, khususnya Asyur/Niniwe.

✕  Sering dikira

Mengira banjir ini adalah banjir literal yang universal.

✓  Yang sebenarnya

Banjir adalah metafora kehancuran yang menyeluruh, tetapi tidak harus air literal; sering dipakai untuk pasukan musuh.

Renungan

Renungan Singkat Nahum 1:8

Jangan bermain-main dengan dosa atau menganggap Tuhan tidak serius. Kepastian penghakiman ini mengingatkan kita untuk hidup dalam ketaatan dan tidak melawan kehendak-Nya. Miliki rasa takut yang sehat akan Tuhan, tetapi juga bersyukur karena perlindungan-Nya bagi umat-Nya.

Tuhan, ajari aku untuk hidup dalam ketaatan dan takut akan Engkau, karena aku tahu Engkau menghakimi dunia dengan adil. Amin.