Murka yang berkobar

Yeremia 44:6

Teguran bagi Orang Yahudi di Mesir

PerikopNubuat Terakhir dari Yeremia · Yeremia 44:1-30 →
“Karena itu, murka-Ku dan kemarahan-Ku dicurahkan dan dinyalakan di kota-kota Yehuda dan jalan-jalan Yerusalem, dan kota-kota itu menjadi reruntuhan dan kesunyian seperti hari ini.’””

Yeremia 44:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 44:6?

Ayat ini menjelaskan akibat dari penolakan itu: murka dan kemarahan Allah dicurahkan ke atas kota-kota Yehuda dan jalan-jalan Yerusalem hingga menjadi reruntuhan dan kesunyian sampai hari ini. Ini menegaskan bahwa dosa yang tidak dipertobatkan akan membawa kehancuran serius.

Latar belakang

Akibat yang Tidak Terelakkan

Murka dan kemarahan Allah dicurahkan atas kota-kota Yehuda dan Yerusalem, menjadikannya reruntuhan dan kesunyian. Ini adalah konsekuensi logis dari dosa yang terus-menerus, bukan tindakan Allah yang sewenang-wenang.

Di mana

Mesir (mungkin Tahpanhes)

Di pemukiman orang Yahudi di Mesir, saat Yeremia menyampaikan firman

Kapan

~587 SM

Kerajaan Yehuda runtuh

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kejatuhan Yerusalem (sudah terjadi)
Penghukuman di Mesir
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, yang berfirman melalui nabi Yeremia

O

Kepada

Orang Yahudi di Mesir

Mereka yang melarikan diri ke Mesir, terus menyembah berhala

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אַף

af · murka

amarah, juga berarti hidung (sebagai ungkapan kemarahan)

שָׁפַךְ

shaphak · dicurahkan

menuangkan, mencurahkan, seperti air atau darah

חָרְבָה

chorbah · reruntuhan

kehancuran, tempat yang sunyi dan tandus

Kata 'af' dan 'shaphak' melukiskan murka Allah sebagai luapan yang membinasakan; 'chorbah' menegaskan akibatnya: kehancuran total dan kesunyian.

Tahukah kamu

Murka yang 'Dicurahkan'

Kata 'dicurahkan' dalam bahasa Ibrani adalah 'shaphak', yang juga dipakai untuk menuangkan air atau darah, menggambarkan kemarahan yang mengalir deras dan tidak tertahankan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 44:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 44:6

✕  Sering dikira

Mengira Allah pemarah dan mudah meledak.

✓  Yang sebenarnya

Murka Allah adalah respons yang adil terhadap dosa yang berkepanjangan dan tidak diakui.

✕  Sering dikira

Mengira reruntuhan Yerusalem terjadi tanpa peringatan.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini justru menunjukkan bahwa murka Allah adalah puncak dari peringatan yang panjang.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 44:6

Setiap dosa yang dipelihara bukan hanya memengaruhi diri sendiri, tapi juga orang-orang di sekitar dan lingkungan kita. Kita bisa mencegah 'kehancuran' dalam keluarga atau komunitas dengan rendah hati mengakui dosa dan berbalik kepada Allah sebelum semuanya terlambat.

Tuhan, jauhkan kami dari sikap yang menyebabkan murka-Mu turun; tolong kami memelihara hati yang bertobat dan lapar akan damai-Mu. Amin.