Telinga yang tertutup

Yeremia 44:5

Teguran bagi Orang Yahudi di Mesir

Akan tetapi, mereka tidak mendengarkan ataupun mencondongkan telinga mereka untuk berbalik dari kejahatan mereka dan untuk tidak membakar kemenyan bagi ilah-ilah lain.

Yeremia 44:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 44:5?

Sayangnya, respons umat adalah menolak untuk mendengarkan atau mencondongkan telinga. Mereka berpaling dari kejahatan mereka dan tetap membakar kemenyan bagi ilah-ilah. Ini menunjukkan bahwa kebenaran yang disampaikan tidak cukup untuk mengubah hati yang sudah memilih keras kepala.

Latar belakang

Pengingkaran yang Disengaja

Umat tidak mau mendengarkan atau bahkan 'mencondongkan telinga' untuk berbalik dari kejahatan. Ini menunjukkan sikap sengaja menolak pertobatan, bukan sekadar tidak tahu.

Di mana

Mesir (mungkin Tahpanhes)

Di pemukiman orang Yahudi di Mesir, saat Yeremia menyampaikan firman

Kapan

~587 SM

Kerajaan Yehuda runtuh

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kejatuhan Yerusalem
Penghukuman di Mesir
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, yang berfirman melalui nabi Yeremia

O

Kepada

Orang Yahudi di Mesir

Mereka yang melarikan diri ke Mesir, terus menyembah berhala

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁמַע

shama · mendengarkan

mendengar dengan perhatian dan ketaatan

נָטָה

natah · mencondongkan

memiringkan atau mengarahkan, seperti telinga untuk mendengar

שׁוּב

shuv · berbalik

berpaling, bertobat, berubah arah

Kata 'shama' dan 'natah' menunjukkan bahwa mendengar bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi keterlibatan hati; 'shuv' adalah inti pertobatan, yaitu berbalik dari dosa.

Tahukah kamu

Telinga yang 'Mendengarkan'

Frasa 'mencondongkan telinga' dalam bahasa Ibrani adalah 'natah ozen' yang berarti memiringkan telinga dengan penuh perhatian, seperti orang yang ingin menangkap setiap kata.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 44:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 44:5

✕  Sering dikira

Menganggap umat tidak punya kesempatan untuk bertobat.

✓  Yang sebenarnya

Mereka mendengar firman, tetapi memilih untuk tidak menaatinya.

✕  Sering dikira

Mengira 'membakar kemenyan' hanya kebiasaan budaya yang netral.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah tindakan penyembahan berhala yang secara terang-terangan melanggar perintah Allah.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 44:5

Ketika kita menolak nasihat yang benar, kita semakin jauh dari jalan yang baik. Bagaimana respons kita saat ditegur? Apakah kita defensif, atau kita bersedia berubah? Belajarlah untuk tidak menutup telinga, tapi ambil keputusan untuk meninggalkan kebiasaan buruk.

Ya Yesus, ampunilah ketegaran hatiku yang sering menolak teguran; ubah aku menjadi pribadi yang lapar akan kebenaran-Mu. Amin.