Tuduhan Kebohongan

Yeremia 43:2

Tuduhan Kebohongan

Azarya, anak Hosaya, dan Yohanan, anak Kareah, serta semua orang sombong berkata kepada Yeremia, “Kamu mengatakan kebohongan! TUHAN, Allah kita, tidak mengutusmu untuk berkata, ‘Jangan pergi ke Mesir untuk tinggal di sana,’

Yeremia 43:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 43:2?

Azarya, Yohanan, dan orang-orang sombong menuduh Yeremia berbohong, menyangkal bahwa TUHAN mengutusnya. Mereka menolak pesan Allah karena lebih percaya pada rencana mereka sendiri, yaitu pergi ke Mesir.

Latar belakang

Menuduh Yeremia Berbohong

Tokoh-tokoh yang disebut, bersama orang-orang sombong, menuduh Yeremia berdusta tentang larangan ke Mesir. Mereka menganggap pesan itu bukan dari Tuhan, melainkan konspirasi Barukh untuk menjatuhkan mereka.

Di mana

Tempat pertemuan di Mizpa

Di depan rakyat, siang hari

Kapan

~586 SM

Penghukuman dan Pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Mendengar nasihat Yeremia
Memutuskan pergi ke Mesir
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Azarya dan Yohanan

Pemimpin kelompok yang tersisa, keras kepala dan curiga.

Y

Kepada

Yeremia

Nabi Tuhan, tua dan setia, tak gentar.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שֶׁקֶר

sheqer · kebohongan

Dusta, tipu daya, hal yang tidak benar.

שָׁלַח

shalach · mengutusmu

Mengutus dengan otoritas, menyuruh pergi.

זֵד

zed · sombong

Sombong, angkuh, yang menolak otoritas.

Kesombongan membuat mereka menuduh nabi berdusta, padahal yang dusta adalah diri mereka sendiri.

Tahukah kamu

Johanan: Nama Berarti 'Tuhan itu Murah Hati'

Ironisnya, Yohanan yang menuduh nabi justru tidak murah hati kepada pesan Tuhan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 43:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 43:2

✕  Sering dikira

Mengira semua orang menuduh, padahal hanya kelompok tertentu yang sombong.

✓  Yang sebenarnya

Ayat menyebutkan Azarya, Yohanan, dan semua orang sombong, tidak semua rakyat.

✕  Sering dikira

Menganggap tuduhan itu benar karena Yeremia bisa salah.

✓  Yang sebenarnya

Tuduhan itu salah; Yeremia benar-benar diutus Tuhan.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 43:2

Kadang kita menolak teguran atau petunjuk Allah karena sombong atau karena ingin mengikuti keinginan sendiri. Mari belajar rendah hati untuk menerima kebenaran, bahkan saat itu tidak sesuai dengan kehendak kita.

Ya Allah, jauhkan aku dari kesombongan yang membuatku menolak firman-Mu. Ajar aku rendah hati untuk taat. Amin.