Hukuman Atas Mesir yang Tak Terelakkan

Yeremia 43:11

Datang ke Mesir, Melawan Perintah

PerikopNubuat Yeremia tentang Mesir · Yeremia 43:8-13 →
“Dia akan datang dan menyerang negeri Mesir, yang ke maut, ke mautlah; yang ke penawanan ke penawananlah; yang ke pedang ke pedanglah.”

Yeremia 43:11 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 43:11?

Ayat ini menjelaskan bahwa Nebukadnezar akan datang dan menyerang Mesir. Mereka yang ditakdirkan untuk mati akan mati, yang ditawan akan ditawan, dan yang kena pedang akan terkena pedang. Ini adalah gambaran penghakiman yang pasti bagi bangsa yang tidak taat, termasuk orang Yehuda yang lari ke Mesir.

Latar belakang

Hakim yang Menetapkan Nasib

TUHAN memberitahukan bahwa Mesir akan ditaklukkan oleh Babel, dan setiap orang akan mengalami nasib sesuai dengan keputusan-Nya: mati oleh pedang, tawanan, atau penyakit. Ini adalah penggenapan dari peringatan TUHAN sebelumnya agar tidak pergi ke Mesir.

Di mana

Tahpanhes

Di pintu masuk istana Firaun, tempat berkumpul

Kapan

~587 SM

Jatuhnya Yerusalem

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemberontakan ke Mesir
Babel mengalahkan Mesir
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah yang menghakimi bangsa-bangsa, tetapi tetap membimbing umat-Nya

O

Kepada

Orang Yahudi di Tahpanhes

Sisa umat Yehuda yang membangkang dan lari ke Mesir

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מָוֶת

mavet · maut

kematian fisik atau wabah

שְׁבִי

shevi · penawanan

tawanan atau pembuangan

חֶרֶב

cherev · pedang

pedang, simbol peperangan

Ketiga kata ini – maut, penawanan, dan pedang – adalah tiga cara umum Allah menghukum bangsa-bangsa; tidak ada yang bisa menghindar, karena TUHAN telah menetapkan nasib.

Tahukah kamu

Tiga Jenis Hukuman

Frasa 'yang ke maut, ke mautlah' adalah gaya bahasa Ibrani yang mempertegas kepastian hukum; menunjukkan bahwa tidak ada yang dapat lari dari keputusan-Nya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 43:11

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 43:11

✕  Sering dikira

Mengira ini berarti TUHAN sendiri yang membunuh orang, bukan mengizinkan Babel.

✓  Yang sebenarnya

TUHAN memakai Babel sebagai alat, dan ini adalah cara-Nya menghakimi Mesir.

✕  Sering dikira

Mengira orang Mesir tidak punya kesempatan bertobat.

✓  Yang sebenarnya

Firman ini disampaikan kepada umat Yehuda yang lari, tetapi juga berlaku bagi Mesir; tidak menutup kemungkinan belas kasihan.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 43:11

Kita tidak bisa lari dari kehendak Tuhan. Ketidaktaatan kita tidak akan pernah membawa kita ke tempat yang aman, justru sebaliknya. Penting untuk selalu memeriksa hati kita dan taat pada panggilan Tuhan.

Tuhan, ampunilah aku jika aku mencoba melarikan diri dari kehendak-Mu. Berikanlah aku hati yang taat dan berani untuk mengikuti panggilan-Mu. Amin.