Firman tentang batu di istana Firaun
Yeremia 43:10
Datang ke Mesir, Melawan Perintah
“dan katakan kepada mereka, ‘Beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Ketahuilah, Aku akan menyuruh orang untuk menjemput Nebukadnezar, raja Babel, hamba-Ku, dan akan mendirikan takhtanya di atas batu-batu ini yang telah Aku sembunyikan, dan dia akan membentangkan tenda kerajaan di atasnya.”Yeremia 43:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“lalu katakanlah kepada mereka: Beginilah firman TUHAN semesta Yeremia 43.11–44.1 221 alam, Allah Israel: Sesungguhnya, Aku mengutus orang untuk menjemput Nebukadnezar, raja Babel, hamba-Ku itu, supaya ia mendirikan takhtanya di atas batu-batu yang telah Kusuruh sembunyikan ini, dan membentangkan permadani kebesarannya di atasnya.”Yeremia 43:10 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu katakan kepada mereka bahwa Aku, TUHAN Yang Mahakuasa, Allah Israel, akan mendatangkan hamba-Ku Nebukadnezar raja Babel, ke tempat itu. Dan di atas batu-batu yang kautanam di dalam tanah itu, ia akan mendirikan takhtanya serta membentangkan kemah kerajaannya.”Yeremia 43:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And say unto them, Thus saith the LORD of hosts, the God of Israel; Behold, I will send and take Nebuchadrezzar the king of Babylon, my servant, and will set his throne upon these stones that I have hid; and he shall spread his royal pavilion over them.”Yeremia 43:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 43:10?
Ayat ini menyampaikan pesan Tuhan bahwa Nebukadnezar akan datang dan mendirikan takhtanya di atas batu-batu yang disembunyikan Yeremia. Nebukadnezar disebut sebagai 'hamba-Ku' untuk menunjukkan bahwa Allah memakai dia sebagai alat penghukuman, meskipun ia tidak mengenal Tuhan.
Latar belakang
Simbol Batu di Istana Firaun
TUHAN memerintahkan Yeremia untuk mengambil batu-batu besar, menguburkan di depan istana Firaun, lalu memberitakan bahwa Nebukadnezar akan datang dan menaklukkan Mesir. Ini adalah tindakan simbolis yang menunjukkan bahwa Babel akan mendirikan takhtanya di tempat itu.
Di mana
Tahpanhes
Di pintu masuk istana Firaun, depan orang-orang Yahudi
Kapan
~587 SM
Jatuhnya Yerusalem
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, suka menyatakan kehendak-Nya melalui nabi
Kepada
Nabi Yeremia
Nabi yang sering tidak populer, tetapi setia memberitakan firman
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הִנֵּה
hinneh · Ketahuilah
seruan untuk menarik perhatian, 'lihatlah!'
עַבְדִּי
avdi · hamba-Ku
hamba atau pelayan, kadang dipakai untuk yang diurapi Allah
נָטָה
natah · membentangkan
bentangan, seperti tenda yang dibentangkan
Tiga kata ini menyatakan bahwa Nebukadnezar, raja Babel, adalah hamba Allah yang diutus untuk menghakimi Mesir, seperti tenda manusia yang dibentangkan di atas batu – tanda kedaulatan Allah atas sejarah.
Tahukah kamu
Mengubur Batu
Tindakan mengubur batu masih dilakukan di Timur Tengah sebagai cara menyatakan kepemilikan atau kutukan atas sebuah tempat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 43:10
Yesaya 45:1
raja asing sebagai hamba
“Beginilah firman TUHAN kepada Koresh, orang yang diurapi-Nya...”
Yeremia 25:9
Nebukadnezar disebut hamba
“Sesungguhnya Aku akan mengutus dan mengambil segala kaum dari utara, ya firman TUHAN, dan juga Nebukadnezar, raja Babel, hamba-Ku...”
Yehezkiel 30:10-11
Hukuman Mesir oleh Babel
“Beginilah firman Tuhan ALLAH: Aku akan meniadakan keramaian orang Mesir dengan perantaraan Nebukadnezar, raja Babel...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 43:10
✕ Sering dikira
Mengira batu-batu itu adalah sihir atau jimat untuk mengundang Babel.
✓ Yang sebenarnya
Batu adalah simbol kenabian; tindakan Yeremia menyampaikan pesan nyata.
✕ Sering dikira
Mengira Nebukadnezar tidak pernah menaklukkan Mesir, jadi nubuat gagal.
✓ Yang sebenarnya
Sejarah menunjukkan Babel menyerang Mesir sekitar 568 SM; nubuat itu digenapi sebagian.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 43:10
Allah berdaulat atas segala bangsa dan pemimpin. Bahkan penguasa yang tidak percaya pun bisa dipakai-Nya untuk melaksanakan kehendak-Nya. Kita harus tenang karena Tuhan selalu memegang kendali.
Tuhan, aku percaya bahwa Engkau berdaulat atas segala sesuatu, bahkan atas pemerintah dan keadaan dunia. Berikanlah aku damai sejahtera dalam keyakinan ini. Amin.