Empat jalan kehancuran
Yeremia 15:2
Hukuman yang Tak Terelakkan
“Dan jika mereka bertanya kepadamu, ‘Ke mana kami akan pergi?’ katakanlah kepada mereka, ‘Beginilah firman TUHAN, Yang ke maut, ke mautlah; yang ke pedang, ke pedanglah; yang ke kelaparan, ke kelaparanlah; yang ke tawanan, ke tawananlah.’””Yeremia 15:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan apabila mereka bertanya kepadamu: Ke manakah kami harus pergi?, maka jawablah mereka: Beginilah firman TUHAN: Yang ke maut, ke mautlah! Yang ke pedang, ke pedanglah! Yang ke kelaparan, ke kelaparanlah! dan yang ke tawanan, ke tawananlah!”Yeremia 15:2 · TB
Terjemahan Baru
“Jika mereka bertanya kepadamu ke mana mereka harus pergi, jawablah begini, 'TUHAN berkata, yang ditentukan untuk mati karena sakit biarlah ia mati karena penyakit. Yang ditentukan untuk mati dalam pertempuran biarlah ia mati dalam pertempuran. Yang ditentukan untuk mati karena lapar biarlah ia mati kelaparan! Yang ditentukan untuk ditawan, biarlah ia diangkut sebagai tawanan!'”Yeremia 15:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And it shall come to pass, if they say unto thee, Whither shall we go forth? then thou shalt tell them, Thus saith the LORD; Such as are for death, to death; and such as are for the sword, to the sword; and such as are for the famine, to the famine; and such as are for the captivity, to the captivity.”Yeremia 15:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 15:2?
Tuhan memberi tahu Yeremia bahwa nasib bangsa Yehuda sudah ditentukan: mereka akan mati oleh penyakit sampar, perang, kelaparan, atau dibuang. Tidak ada jalan keluar selain menerima hukuman yang sudah diputuskan Tuhan.
Latar belakang
Pilihan yang mengerikan
Tuhan memberitahu Yeremia apa yang harus dikatakan jika bangsa bertanya ke mana mereka akan pergi. Jawabannya adalah empat jenis hukuman: maut, pedang, kelaparan, dan tawanan. Ini menunjukkan bahwa semua jalan buntu, dan hukuman tidak bisa dihindari.
Di mana
Yerusalem
Tuhan memerintahkan Yeremia untuk menjawab pertanyaan bangsa
Kapan
~586 SM
Periode pra-pembuangan
Yang berbicara
Tuhan
Allah Israel, memberikan instruksi kepada Yeremia
Kepada
Yeremia
Nabi yang harus menyampaikan pesan ini kepada bangsa Yehuda
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מָוֶת
mavet · maut
kematian, wabah mematikan
חֶרֶב
cherev · pedang
pedang, senjata perang
שְׁבִי
shevi · tawanan
ditawan, ditawan perang, penawanan
Kata-kata ini menggambarkan bentuk-bentuk hukuman yang nyata: kematian mendadak, perang, kelaparan, dan pembuangan. Semuanya menunjukkan kedaulatan Tuhan dalam menghukum umat-Nya.
Tahukah kamu
Empat hukuman klasik
Dalam Perjanjian Lama, kombinasi pedang, kelaparan, dan penyakit sering disebut sebagai hukuman Tuhan (Yeremia 14:12). Di sini, maut dan tawanan ditambahkan, menunjukkan kehancuran total.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 15:2
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 15:2
✕ Sering dikira
Menganggap Tuhan memilihkan yang terbaik dari empat opsi tersebut.
✓ Yang sebenarnya
Semua opsi adalah hukuman; tidak ada pilihan yang baik, semuanya mengarah pada kehancuran.
✕ Sering dikira
Mengira ini adalah nubuat tentang akhir zaman secara keseluruhan.
✓ Yang sebenarnya
Ini terutama berbicara tentang penghakiman Yehuda yang terjadi pada tahun 586 SM, meskipun bisa menjadi pola bagi penghakiman di masa depan.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 15:2
Ada saatnya Tuhan mengizinkan kita menuai konsekuensi dari perbuatan kita. Daripada mencoba lari atau menyangkal, lebih baik kita berserah dan belajar dari akibat yang kita terima, supaya kita berbalik kepada Tuhan.
Ya Tuhan, berikan aku keberanian untuk menerima konsekuensi dari kesalahanku, dan jadikan itu sebagai pelajaran untuk hidup lebih setia kepada-Mu. Amin.