Ismael menyambut dengan tipu
Yeremia 41:6
Pengkhianatan di Mizpa
“Lalu, Ismael, anak Netanya, keluar dari Mizpa untuk menemui mereka, sambil menangis dalam perjalanan. Setelah dia bertemu mereka, dia berkata kepada mereka, “Pergilah kepada Gedalya, anak Ahikam.””Yeremia 41:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu keluarlah Ismael bin Netanya dari Mizpa untuk mendapatkan mereka sambil menangis. Ketika ia bertemu dengan mereka, berkatalah ia kepada mereka: "Pergilah kepada Gedalya bin Ahikam!"”Yeremia 41:6 · TB
Terjemahan Baru
“Maka keluarlah Ismael dari Mizpa dan pergi menemui mereka. Sambil menangis, ia berkata, "Mari pergi melihat Gedalya."”Yeremia 41:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And Ishmael the son of Nethaniah went forth from Mizpah to meet them, weeping all along as he went: and it came to pass, as he met them, he said unto them, Come to Gedaliah the son of Ahikam.”Yeremia 41:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 41:6?
Yeremia 41:6 menceritakan bahwa Ismael keluar untuk menemui orang-orang itu sambil menangis, lalu mengajak mereka menemui Gedalya. Tangisan Ismael adalah kemunafikan; dia berpura-pura ikut berduka, tetapi sebenarnya merencanakan pembunuhan terhadap mereka.
Latar belakang
Ismael berpura-pura turut berduka
Ismael keluar menemui mereka sambil menangis, berpura-pura ikut berkabung atas kehancuran Yerusalem, padahal ia baru saja membunuh Gedalya. Dengan licik ia mengajak mereka masuk kota untuk menjebak mereka.
Di mana
Mizpa
Di luar kota Mizpa, tempat pertemuan
Kapan
~586 SM
Kejatuhan Yerusalem
Yang berbicara
Ismael
Keturunan kerajaan, pengkhianat, licik
Kepada
Peziarah
Delapan puluh orang dari utara, pembawa persembahan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בָּכָה
bakah · menangis
menangis, meratap
פָּגַשׁ
pagash · bertemu
bertemu, berjumpa
אֶל גְּדַלְיָהוּ
el Gedalyahu · kepada Gedalya
menunjuk kepada Gedalya, yang sudah mati
Kata 'menangis' dan 'bertemu' menunjukkan kedok palsu, sementara penyebutan Gedalya (yang sudah mati) menjadi ironi yang menyayat.
Tahukah kamu
Menangis sebagai topeng
Dalam konteks Timur Dekat kuno, menangis di depan umum adalah tanda kesedihan yang lazim, tetapi Ismael memanfaatkan budaya ini untuk menyembunyikan niat jahatnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 41:6
Amsal 26:24
kemunafikan
“Orang yang benci berpura-pura dengan bibirnya, menyimpan tipu dalam hati.”
Matius 7:15
penyamaran
“Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang dengan pakaian domba, tetapi dalam hati adalah serigala”
Yeremia 9:8
bicara damai
“Anak panah yang membunuh adalah lidahnya; ia berbicara damai, tetapi dalam hati menaruh permusuhan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 41:6
✕ Sering dikira
Menganggap Ismael menangis karena menyesal
✓ Yang sebenarnya
Air mata Ismael adalah manipulasi, bukan tanda penyesalan.
✕ Sering dikira
Mengira mereka sudah tahu tentang pembunuhan Gedalya
✓ Yang sebenarnya
Mereka belum tahu, dan Ismael memanfaatkan ketidaktahuan itu.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 41:6
Kemunafikan sering kali tampak meyakinkan, tetapi Tuhan melihat hati. Jangan terjebak oleh penampilan kesalehan atau kesedihan yang palsu. Kita harus memeriksa motivasi kita sendiri dan berusaha tulus dalam hubungan kita dengan orang lain.
Tuhan, jauhkanlah aku dari segala kemunafikan; jadikan aku tulus di hadapan-Mu dan di hadapan sesama, serta berani menolak kejahatan. Amin.