Lidah Panah Mematikan

Yeremia 9:8

Ratapan dan Hukuman atas Bangsa

“Lidah mereka adalah anak panah yang mematikan. Lidah itu mengucapkan tipu daya. Dengan mulutnya, masing-masing orang mengatakan damai kepada sesamanya, tetapi di dalam hatinya, dia merencanakan penyergapan kepadanya.”

Yeremia 9:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 9:8?

Lidah manusia seperti anak panah mematikan; mereka mengucapkan damai tetapi merencanakan kejahatan. Ini menggambarkan kemunafikan dan kebohongan yang merusak hubungan antar sesama.

Latar belakang

Bahaya Kata-Kata

Lidah digambarkan sebagai anak panah yang mematikan; orang mengucapkan damai tetapi merencanakan kejahatan dalam hati. Ini adalah gambaran tentang penipuan yang merajalela.

Di mana

Yerusalem

Di tengah dakwaan tentang perilaku sosial

Kapan

~600 SM

Kerajaan Yehuda menjelang pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Dakwaan atas tipu daya
Penghukuman akan datang
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan atau Yeremia

Tuhan melanjutkan dakwaan; Yeremia menyampaikannya.

U

Kepada

Umat Yehuda

Orang-orang yang hidup dalam tipu daya.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

לָשׁוֹן

lashon · lidah

Organ bicara; secara kiasan, perkataan atau bahasa.

חֵץ

chets · anak panah

Proyektil tajam untuk berburu atau perang.

מִרְמָה

mirmah · tipu daya

Penipuan, kecurangan, atau kebohongan.

Kata-kata bisa menjadi senjata mematikan; damai di bibir tidak menjamin hati yang tulus.

Tahukah kamu

Anak Panah dalam Metafora

Anak panah kuno dapat mematikan secara diam-diam, seperti kata-kata yang menusuk dari jarak jauh tanpa disadari.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 9:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 9:8

✕  Sering dikira

Menganggap ayat ini hanya tentang bahaya fisik lidah

✓  Yang sebenarnya

Ini tentang penggunaan kata-kata untuk menipu dan menyakiti, bukan sekadar organ tubuh.

✕  Sering dikira

Mengira hanya orang asing yang berbahaya, bukan sesama

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menunjukkan bahaya bahkan dari sesama dan saudara.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 9:8

Kata-kata kita bisa menjadi senjata yang melukai. Berhati-hatilah untuk tidak mengatakan hal-hal baik di depan tetapi merencanakan hal buruk di belakang, karena itu merusak kepercayaan dan menyakiti orang lain.

Ya Allah, kendalikan lidahku agar hanya mengucapkan kebenaran dan damai, tanpa kepura-puraan. Amin.