Yeremia 4:19
“Perutku, perutku! Aku sangat menderita, oh, dinding hatiku! Jantungku berdebar-debar di dalamku. Aku tidak dapat diam karena aku telah mendengar suara trompet, sirene perang.”Yeremia 4:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Aduh, dadaku, dadaku! Aku menggeliat sakit! Aduh, dinding jantungku! Jantungku berdebar-debar, aku tidak dapat berdiam diri, sebab aku mendengar bunyi sangkakala, pekik perang.”Yeremia 4:19 · TB
Terjemahan Baru
“Betapa hatiku sengsara, tak tahan lagi aku menderita. Aku tak sanggup menenangkan diri jantungku berdebar di dalam dada, sebab kudengar trompet berbunyi, dan pekik perang bergema.”Yeremia 4:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“My bowels, my bowels! I am pained at my very heart; my heart maketh a noise in me; I cannot hold my peace, because thou hast heard, O my soul, the sound of the trumpet, the alarm of war.”Yeremia 4:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 4:19?
Yeremia 4:19 menggambarkan kepedihan nabi yang sangat mendalam saat menyaksikan kehancuran Yehuda yang akan datang. Ia merasakan sakit fisik dan emosional yang luar biasa, seperti perut mulas dan jantung berdebar, karena mendengar suara peperangan. Ini menunjukkan bahwa kasih dan empati nabi kepada bangsanya begitu besar sehingga penderitaan mereka menjadi penderitaannya juga.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 4:19
Tuhan ingin kita peka terhadap penderitaan orang lain, bukan hanya mementingkan diri sendiri. Saat melihat berita bencana atau konflik, biarkan hati kita tergerak untuk mendoakan dan membantu mereka yang terkena dampak.
Ya Tuhan, tanamkan dalam hatiku kepekaan dan kasih yang dalam terhadap sesama, terutama yang sedang menderita, agar aku dapat turut merasakan dan berdoa bagi mereka. Amin.