Patah Hati untuk Para Nabi

Yeremia 23:9

Tuhan Menghukum dan Menjanjikan Pemulihan

PerikopPenghakiman terhadap Nabi-Nabi Palsu · Yeremia 23:9-40 →
“Mengenai para nabi: Hatiku hancur di dalam diriku, semua tulangku gemetar. Aku seperti seorang pemabuk, seperti seorang laki-laki yang dikuasai oleh anggur karena TUHAN dan karena firman-firman-Nya yang kudus.”

Yeremia 23:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 23:9?

Yeremia mengungkapkan keterkejutan dan kesedihannya yang mendalam atas kondisi para nabi palsu. Ia merasa seperti mabuk, gemetar karena firman TUHAN yang kudus, sebab ia menyaksikan kejahatan di antara mereka.

Latar belakang

Reaksi Yeremia

Setelah menyampaikan nubuat tentang pemulihan, Yeremia tiba-tiba mengungkapkan kesedihan yang dalam atas para nabi palsu. Hatinya hancur dan tubuhnya gemetar karena firman Tuhan yang kudus, menunjukkan betapa seriusnya dosa para pemimpin rohani.

Di mana

Yerusalem

Di tengah pelayanan Yeremia, mungkin di bait suci

Kapan

~600 SM

Kerajaan Yehuda (akhir)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Nubuat tentang pemulihan
Penghukuman para nabi palsu
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang setia, berjiwa peka

P

Kepada

Pembaca/Jemaat

Orang-orang yang mendengar nubuat ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

לֵב

lev · hatiku

hati, pusat emosi dan kehendak

שָׁבַר

shavar · hancur

patah, remuk, atau hancur

רָעַד

ra'ad · gemetar

gemetar, gempa, atau gentar

Hati yang hancur bukan kelemahan, melainkan respons yang tepat terhadap kekudusan Tuhan dan dosa umat. Gemetar menunjukkan rasa hormat dan gentar akan firman-Nya yang benar.

Tahukah kamu

Pemabuk yang dimabuk anggur

Yeremia memakai perumpamaan orang mabuk untuk menggambarkan keterkejutan dan kehilangan kendali karena beratnya berita ilahi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 23:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 23:9

✕  Sering dikira

Mengira Yeremia mabuk secara harfiah.

✓  Yang sebenarnya

Ini perumpamaan untuk menggambarkan keadaan tak sadar atau tidak stabil karena dampak berat firman Tuhan.

✕  Sering dikira

Menganggap perasaan Yeremia berlebihan atau tidak perlu.

✓  Yang sebenarnya

Rasa dukacita Yeremia adalah respons yang wajar terhadap dosa para nabi yang menyesatkan umat.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 23:9

Terkadang kita merasa patah hati saat melihat orang yang seharusnya menjadi teladan justru jatuh dalam dosa. Biarkan kesedihan itu membawa kita lebih dekat kepada Tuhan, bukan menjauh.

Tuhan, hancurkanlah hatiku dengan hal-hal yang mematahkan hati-Mu, dan berilah aku keberanian untuk tetap setia. Amin.