Firman yang Tak Terbakar

Yeremia 36:27

Gulungan yang Dibakar, Firman yang Tetap

Kemudian, firman TUHAN datang kepada Yeremia setelah raja membakar gulungan dan firman-firman yang ditulis Barukh sesuai penuturan Yeremia, katanya,

Yeremia 36:27 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 36:27?

Setelah gulungan pertama dibakar oleh raja, TUHAN kembali berfirman kepada Yeremia. Peristiwa ini menunjukkan bahwa firman TUHAN tidak dapat dipadamkan oleh tindakan manusia. Meskipun gulungan fisik dihancurkan, Allah tetap menyampaikan pesan-Nya dan memerintahkan agar ditulis kembali.

Latar belakang

Firman yang Berulang dan Bertambah

Setelah gulungan pertama dibakar, TUHAN kembali berbicara kepada Yeremia, memerintahkannya untuk menulis gulungan baru. Ini menunjukkan firman Allah tidak dapat dimusnahkan oleh manusia.

Di mana

Yerusalem

Tempat persembunyian, tidak disebutkan

Kapan

~604 SM

Kerajaan Yehuda, zaman Yoyakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembakaran gulungan
Penulisan gulungan baru
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Penulis kitab Yeremia, tradisi mendekatkan pada Barukh

P

Kepada

Pembaca

Umat yang merenungkan sejarah Yehuda

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הָיָה

hayah · datang

Terjadi, menjadi, atau tiba

אַחַר

achar · setelah

Sesudah, di belakang, atau kemudian

שָׂרַף

saraf · membakar

Membakar atau menghanguskan

Kata 'hayah' untuk 'datang' menunjukkan firman TUHAN itu hidup dan aktif, terjadi secara nyata. Kata 'achar' (setelah) menunjukkan pemeliharaan yang berkelanjutan: bahkan setelah pembakaran, firman tetap datang.

Tahukah kamu

Gulungan yang Lebih Tebal

Ayat 32 mencatat bahwa banyak perkataan yang mirip ditambahkan ke dalamnya. Gulungan kedua mungkin lebih panjang dari yang pertama.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 36:27

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 36:27

✕  Sering dikira

Mengira pembakaran gulungan berarti firman TUHAN hilang dan tidak berpengaruh.

✓  Yang sebenarnya

Firman itu justru diabadikan dalam gulungan baru, dan bahkan diperluas.

✕  Sering dikira

Menganggap ini hanya peristiwa sejarah tanpa makna bagi masa kini.

✓  Yang sebenarnya

Ini mengajarkan bahwa kebenaran Allah tidak dapat dihancurkan oleh kekuasaan manusia.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 36:27

Tidak ada kekuatan manusia yang dapat menghentikan pekerjaan Tuhan. Meskipun usaha kita gagal atau dihancurkan, Tuhan selalu punya cara untuk melanjutkan rencana-Nya. Jangan putus asa saat menghadapi penolakan; mintalah hikmat untuk memulai lagi.

Tuhan, terima kasih karena firman-Mu tidak pernah gagal. Ketika aku menghadapi kegagalan atau penolakan, ingatkanlah aku bahwa Engkau sanggup memulihkan dan melanjutkan pekerjaan-Mu. Amin.