Gulungan Baru Setelah Dibakar

Yeremia 36:28

Perintah untuk Menulis Ulang

“Ambillah gulungan yang lain dan tulislah di atasnya semua firman yang sebelumnya ada di gulungan yang pertama, yang telah dibakar Yoyakim, raja Yehuda.

Yeremia 36:28 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 36:28?

TUHAN memerintahkan Yeremia untuk mengambil gulungan baru dan menuliskan kembali semua firman yang ada di gulungan pertama yang telah dibakar Yoyakim. Ini menegaskan bahwa Firman Allah tidak akan hilang; meskipun manusia berusaha menghancurkannya, Allah akan memulihkan dan menggenapinya.

Latar belakang

Perintah untuk Menulis Ulang

Setelah raja Yoyakim membakar gulungan pertama, TUHAN memerintahkan Yeremia untuk mengambil gulungan lain dan menulis kembali semua firman yang telah hilang. Ini menunjukkan bahwa pesan Allah tidak dapat dihancurkan oleh manusia.

Di mana

Yerusalem

Tempat persembunyian Yeremia

Kapan

~605 SM

Zaman raja-raja Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Gulungan dibakar raja
Gulungan kedua ditulis
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, berfirman kepada Yeremia

Y

Kepada

Yeremia

Nabi yang setia, sedang bersembunyi

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קַח

qach · ambil

mengambil, mengambil alih

מְגִלָּה

megillah · gulungan

gulungan kitab atau dokumen

כְּתֹב

ketov · tulislah

menulis, mencatat

Tiga kata ini menunjukkan tindakan memulai kembali: mengambil gulungan baru, lalu menulis pesan yang sama. Ini menegaskan bahwa firman Allah tidak dapat dihilangkan oleh kebencian manusia.

Tahukah kamu

Gulungan kedua lebih lengkap

Menurut ayat 32, gulungan kedua berisi tambahan perkataan yang tidak ada di gulungan pertama, menunjukkan bahwa Allah menambahkan pesan baru.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 36:28

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 36:28

✕  Sering dikira

Gulungan kedua persis sama dengan yang pertama

✓  Yang sebenarnya

Ada tambahan perkataan, menunjukkan perkembangan pesan.

✕  Sering dikira

Yeremia menulis sendiri

✓  Yang sebenarnya

Barukh yang menulis, didikte oleh Yeremia.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 36:28

Firman Tuhan tidak pernah usang. Ketika kita merasa kebenaran sudah tenggelam oleh arus zaman, percayalah bahwa Allah akan memunculkannya kembali. Kita dipanggil untuk terus menuliskan dan menyampaikan kebenaran, walau harus dimulai dari awal.

Bapa, mampukanlah aku untuk setia menuliskan dan menyebarkan firman-Mu, sekalipun harus memulai dari awal. Amin.