Pesan Dihadapkan

Yeremia 34:6

Perjanjian yang Diingkari

Nabi Yeremia mengatakan semua perkataan ini kepada Zedekia, raja Yehuda, di Yerusalem

Yeremia 34:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 34:6?

Ayat ini mencatat bahwa Yeremia menyampaikan semua perkataan Tuhan kepada Zedekia di Yerusalem, saat kota itu masih dalam pengepungan tentara Babel. Ini menunjukkan keberanian dan ketaatan Yeremia untuk menyampaikan firman yang keras kepada raja.

Latar belakang

Penyampaian Pesan di Tengah Kritis

Yeremia menyampaikan semua pesan Tuhan ini kepada raja di Yerusalem, saat tentara Babel mengepung kota dan hanya dua kota benteng Yehuda yang tersisa. Ini adalah momen genting dan penting.

Di mana

Yerusalem

Dalam kota, saat pengepungan

Kapan

~588 SM

Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengepungan Babel dimulai
Yerusalem jatuh
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang tidak dihiraukan, penuh empati

Z

Kepada

Zedekia

Raja Yehuda, terakhir, terjepit politik

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דִּבֶּר

dibber · mengatakan

berbicara dengan penuh arti

כָּל

kol · semua

seluruh, tidak terkecuali

דְּבָרִים

devarim · perkataan

kata-kata yang berbobot, firman

Yeremia menyampaikan semua perkataan Tuhan tanpa memilah; ini menunjukkan kesetiaannya pada panggilan, meskipun berisiko ditolak.

Tahukah kamu

Kota benteng yang tersisa

Lakhis dan Aseka adalah dua benteng tersisa; para arkeolog menemukan ostraka (pecahan tembikar bertulis) yang menyebut akhir dari Lakhis.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 34:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 34:6

✕  Sering dikira

Yeremia hanya menyampaikan sebagian

✓  Yang sebenarnya

Ia menyampaikan semua, setia.

✕  Sering dikira

Zedekia menerima pesan itu

✓  Yang sebenarnya

Tidak ada catatan ia bertobat.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 34:6

Tugas kita adalah menyampaikan kebenaran dengan setia, bukan memilih-milih pesan yang enak didengar. Dalam kehidupan sehari-hari, kita bisa menjadi saksi yang jujur, meskipun kebenaran itu pahit, karena kita percaya Tuhan yang memegang kendali.

Tuhan, beri aku keberanian seperti Yeremia untuk menyampaikan kebenaran dengan kasih, walaupun tidak populer. Jadikan aku alat-Mu untuk menegur dan menguatkan orang lain sesuai kebutuhan mereka. Amin.