Tangisan di Tempat Tinggi
Yeremia 3:21
Panggilan untuk Kembali kepada Tuhan
PerikopKetidaksetiaan Israel · Yeremia 3:6-25 →“Sebuah suara terdengar di tempat-tempat tinggi yang gundul, tangisan dan permohonan anak-anak Israel karena mereka telah menyesatkan jalan-jalan mereka; mereka telah melupakan TUHAN, Allah mereka.”Yeremia 3:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dengar! Di atas bukit-bukit gundul kedengaran tangis memohon-mohon dari anak-anak Israel, sebab mereka telah memilih jalan yang sesat, dan telah melupakan TUHAN, Allah mereka.”Yeremia 3:21 · TB
Terjemahan Baru
“Di atas puncak-puncak gunung terdengar suara gaduh; itu suara umat Israel yang menangis dan memohon-mohon, karena mereka telah berdosa, dan melupakan TUHAN Allah mereka.”Yeremia 3:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“A voice was heard upon the high places, weeping and supplications of the children of Israel: for they have perverted their way, and they have forgotten the LORD their God.”Yeremia 3:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 3:21?
Ayat ini menggambarkan tangisan dan permohonan dari tempat-tempat tinggi yang gundul—tempat penyembahan berhala—karena umat Israel menyadari bahwa mereka telah tersesat dan melupakan TUHAN. Ini adalah titik balik pertobatan, di mana mereka mengakui dosa dan kebodohan mereka.
Latar belakang
Ratapan dan Panggilan Pertobatan
Terdengar suara tangisan dan permohonan anak-anak Israel di bukit-bukit gundul. Mereka menyadari bahwa mereka telah tersesat dan melupakan Tuhan, sehingga mereka meratap.
Di mana
Bukit-bukit gundul di Israel
Tempat tinggi yang tandus, biasanya tempat penyembahan berhala
Kapan
~627 SM
Zaman Raja Yosia
Yang berbicara
Nabi Yeremia (atau narator)
Nabi yang melaporkan ratapan dan panggilan pertobatan
Kepada
Pembaca / Bangsa Israel
Orang-orang yang mendengar nubuat ini dan diajak merenung
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קוֹל
qol · suara
suara, bunyi, sering menandakan pesan atau tangisan
בְּכִי
bekhi · tangisan
ratapan, tangisan, ekspresi kesedihan yang dalam
תַּחֲנוּנִים
tachanunim · permohonan
doa permohonan, permintaan belas kasihan
Perpaduan 'suara' + 'tangisan' + 'permohonan' menunjukkan pertobatan yang tulus—bukan sekadar penyesalan, tetapi seruan minta ampun yang disertai kesadaran akan dosa.
Tahukah kamu
Bukit gundul
Tempat-tempat tinggi yang tandus sering menjadi lokasi penyembahan berhala, sehingga tangisan di sana melambangkan penyesalan atas dosa di tempat yang sama.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 3:21
Mazmur 51:1
Permohonan ampun
“Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar!”
Yoel 2:12
Pertobatan dengan ratap
“Tetapi sekarang juga, demikianlah firman TUHAN, berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan meratap.”
Lukas 18:13
Kerendahan hati
“Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan tidak berani menengadah ke langit, melainkan memukul dadanya dan berkata: 'Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 3:21
✕ Sering dikira
Dianggap bahwa tangisan di bukit adalah tangisan hipokrit yang tidak disertai perubahan.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menggambarkan pertobatan awal yang tulus, meskipun masih perlu diikuti oleh tindakan nyata.
✕ Sering dikira
Dianggap bahwa Tuhan hanya mendengar tangisan di tempat yang kudus seperti Bait Allah.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan mendengar tangisan di mana pun, bahkan di tempat-tempat yang dulunya penuh dosa.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 3:21
Kadang kita menangis di 'tempat' yang salah, yaitu akibat dosa, tetapi Allah dapat mengubah penyesalan itu menjadi langkah kembali kepada-Nya.
Tuhan, saat kami menyadari tersesat, bawa kami kembali dalam pertobatan yang sejati. Amin.