Percakapan Tuhan dengan Israel yang tidak setia
Yeremia 3:19
Panggilan untuk Kembali kepada Tuhan
PerikopKetidaksetiaan Israel · Yeremia 3:6-25 →““Aku berkata, ‘Betapa Aku ingin menempatkan kamu di antara anak-anak-Ku dan memberimu negeri yang indah, sebuah warisan yang paling indah di antara semua bangsa.’ Aku pikir, kamu akan memanggil-Ku, ‘Bapaku’ dan tidak akan berpaling dari-Ku.’”Yeremia 3:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tadinya pikir-Ku: "Sungguh Aku mau menempatkan engkau di tengah- tengah anak-anak-Ku dan memberikan kepadamu negeri yang indah, milik pusaka yang paling permai dari Yeremia 3.20–24 16 bangsa-bangsa. Pikir-Ku, engkau akan memanggil Aku: Bapaku, dan tidak akan berbalik dari mengikuti Aku.”Yeremia 3:19 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN berkata, "Israel, Aku ingin menerima engkau sebagai anak-Ku, dan memberikan kepadamu negeri yang menyenangkan, negeri yang paling bagus di seluruh dunia. Aku ingin kau menyebut Aku bapak, dan tidak lari lagi dari Aku.”Yeremia 3:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“But I said, How shall I put thee among the children, and give thee a pleasant land, a goodly heritage of the hosts of nations? and I said, Thou shalt call me, My father; and shalt not turn away from me.”Yeremia 3:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 3:19?
Ayat ini mengungkapkan kerinduan Allah untuk memperlakukan umat-Nya sebagai anak-anak dan memberikan mereka tanah yang indah. Namun, mereka menolak panggilan-Nya, lebih memilih berpaling dari-Nya. Ini menunjukkan kasih Allah yang tidak berkesudahan dan kekecewaan-Nya saat umat tidak merespons dengan setia.
Latar belakang
Kerinduan Tuhan akan Hubungan yang Ikhlas
Tuhan mengungkapkan betapa Ia ingin memperlakukan Israel sebagai anak-anak-Nya dan memberi mereka negeri yang indah. Namun, Israel telah berpaling dari-Nya, sehingga hubungan itu rusak.
Di mana
Yerusalem
Konteks nubuat di wilayah Yehuda
Kapan
~627 SM
Zaman Raja Yosia
Yang berbicara
Tuhan (TUHAN)
Allah Israel yang setia, mengungkapkan kerinduan-Nya
Kepada
Kaum Israel (dan Yehuda)
Bangsa pilihan yang tidak setia, diajak bertobat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בָּנִים
banim · anak-anak
keturunan atau anak-anak, menunjukkan hubungan keluarga yang erat
אֶרֶץ
erets · negeri
tanah atau wilayah, sering merujuk pada tanah perjanjian
אָבִי
avi · Bapaku
panggilan akrab kepada ayah, menunjukkan keintiman dan ketergantungan
Ketiga kata ini membentuk inti hubungan: Tuhan adalah Bapa yang ingin memberkati dengan tanah, dan Israel seharusnya merespons sebagai anak yang taat, bukan memberontak.
Tahukah kamu
Warisan yang indah
Frasa 'warisan yang paling indah' dalam bahasa Ibrani menunjukkan tanah yang subur dan dibanggakan, bukan sekadar wilayah biasa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 3:19
Yesaya 63:16
Panggilan Bapa
“Sebab Engkaulah Bapa kami, Abraham tidak tahu kami, dan Israel tidak mengakui kami; Engkau, TUHAN, adalah Bapa kami, Penebus kami, nama-Mu adalah dari dahulu kala.”
Hosea 11:1
Anak yang dikasihi
“Ketika Israel masih muda, Aku mengasihinya, dan dari Mesir Kupanggil anak-Ku itu.”
Mazmur 103:13
Kasih Bapa
“Seperti seorang bapa sayang kepada anak-anaknya, demikianlah TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 3:19
✕ Sering dikira
Dianggap bahwa Tuhan ingin menempatkan Israel sebagai anak-anak 'tiri' yang kurang disayang.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan menggunakan bahasa keluarga yang intim untuk menunjukkan kasih dan kerinduan-Nya, bukan sikap yang jauh atau dingin.
✕ Sering dikira
Ayat ini dipahami sebagai ajaran bahwa Tuhan memberi negeri secara otomatis tanpa syarat.
✓ Yang sebenarnya
Ada syarat: umat harus memanggil-Nya Bapa dan tidak berpaling dari-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 3:19
Allah masih memanggil kita sebagai anak-anak-Nya, apa pun masa lalu kita. Jangan sia-siakan undangan-Nya untuk mengalami pemeliharaan dan kasih-Nya yang indah.
Bapa, terima kasih untuk kasih-Mu yang tak pernah berubah; tolong kami untuk tidak berpaling dari-Mu. Amin.