Nasib Bejana yang Tersisa

Yeremia 27:21

Kuk Babel dan Janji Pemulihan

sungguh, beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel, mengenai bejana-bejana yang masih tertinggal di rumah TUHAN, di istana Raja Yehuda, dan di Yerusalem:

Yeremia 27:21 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 27:21?

TUHAN semesta alam, Allah Israel, menegaskan bahwa bejana-bejana yang tersisa di rumah TUHAN, istana raja, dan Yerusalem akan diangkut ke Babel. Ini adalah kepastian akan penghukuman yang akan datang bagi Yehuda karena ketidaktaatan mereka.

Latar belakang

Firman tentang Bejana yang Masih Ada

TUHAN menyatakan bahwa bejana-bejana yang tertinggal di bait, istana, dan kota akan dibawa ke Babel. Ini mengoreksi nabi palsu yang menjanjikan pemulihan cepat.

Di mana

Yerusalem

Kawasan Bait Suci

Kapan

~594 SM

Zaman Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yekhonya dibuang
Pengepungan Yerusalem
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang setia, ~60 tahun

P

Kepada

Para imam dan rakyat Yehuda

Pemimpin rohani dan orang-orang yang mendengarkan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

כֹּה

koh · sungguh

beginilah, demikianlah

בֵּית הַמֶּלֶךְ

beit hammelekh · istana

rumah raja

עָמַד

amad · tetap

berdiri, tinggal

Frasa 'beginilah' menegaskan otoritas firman. 'Istana' menunjukkan bahwa tidak ada tempat yang aman dari penghakiman. 'Amad' mengisyaratkan bejana akan tinggal lama di Babel.

Tahukah kamu

Bait Suci yang Dirampok

Bejana-bejana ini adalah perkakas ibadah yang berharga; pengangkutannya melambangkan hilangnya kemuliaan Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 27:21

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 27:21

✕  Sering dikira

Mengira bejana yang tersisa akan selamat.

✓  Yang sebenarnya

Semuanya akan dibawa ke Babel, seperti yang dinubuatkan.

✕  Sering dikira

Berpikir tidak ada harapan sama sekali.

✓  Yang sebenarnya

Ada janji pemulihan setelah masa pembuangan.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 27:21

Jangan menyepelekan peringatan Tuhan. Ketika kita terus hidup jauh dari-Nya, konsekuensi pasti datang. Saat ini adalah waktu untuk bertobat dan kembali kepada-Nya.

Tuhan, mampukan kami untuk mendengar peringatan-Mu dan bertobat sebelum terlambat. Amin.