Nabi yang tak didengar

Yeremia 25:4

Murka dan Penghakiman Bangsa-bangsa

TUHAN telah mengutus kepadamu hamba-hamba-Nya, yaitu para nabi, terus-menerus, tetapi kamu tidak mendengarkan ataupun mengarahkan telingamu untuk mendengar.”

Yeremia 25:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 25:4?

Tuhan telah mengutus para nabi berulang kali, tetapi umat tidak mau mendengarkan atau memperhatikan mereka. Ini menggambarkan kesabaran Allah yang luar biasa, namun juga kekeraskepalaan umat yang berujung pada konsekuensi.

Latar belakang

peringatan yang diabaikan berulang kali

Tuhan telah mengirim para nabi, termasuk Yeremia, untuk memperingatkan umat, tetapi mereka tidak mau mendengarkan. Ini menekankan kesabaran Tuhan dan kedegilan umat.

Di mana

Yerusalem

Lokasi tidak spesifik, kemungkinan area bait suci

Kapan

~605 SM

Periode pra-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Nebukadnezar naik takhta
Pengepungan pertama Yerusalem
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang setia, sering frustrasi karena pesan ditolak

O

Kepada

Orang Yehuda

Penduduk Kerajaan Yehuda, termasuk Yerusalem

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁלַח

shalach · mengutus

mengirim dengan kuasa dan maksud tertentu

נָבִיא

navi · nabi

juru bicara Allah yang menyampaikan pesan-Nya

שָׁמַע

shama · mendengar

mendengarkan dengan perhatian dan ketaatan

Kata 'mengutus' dan 'nabi' menunjukkan inisiatif Allah; 'mendengar' dalam Ibrani berarti respons, bukan sekadar suara.

Tahukah kamu

Tahun keempat Yoyakim tepat saat Nebukadnezar menjadi raja

Pasal ini memberi penanggalan penting: tahun pertama Nebukadnezar, yang menjadi penanda awal kekuasaan Babel atas Yehuda.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 25:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 25:4

✕  Sering dikira

Pasal ini hanya untuk orang Yehuda zaman dulu, tidak relevan sekarang.

✓  Yang sebenarnya

Pola penolakan dan kesabaran Allah masih berlaku; ini peringatan universal.

✕  Sering dikira

Tuhan mengutus nabi hanya sekali atau dua kali, lalu menyerah.

✓  Yang sebenarnya

Teks menekankan 'terus-menerus', menunjukkan kesabaran Allah yang luar biasa.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 25:4

Apakah kita ini orang yang mau mendengar teguran dan nasihat? Kita perlu memiliki kerendahan hati untuk menerima koreksi dari firman Tuhan dan orang lain agar hidup kita berubah.

Tuhan, lembutkanlah hatiku untuk mau mendengarkan suara-Mu dan nasihat orang-orang yang Engkau utus kepadaku, Amin.