Dengan Cepat Dia Mengutus untuk Bangsa-Nya

2 Tawarikh 36:15

Belas Kasihan Allah yang Terus-Menerus

TUHAN, Allah nenek moyang mereka, terus-menerus mengirim pesan melalui utusan-utusan-Nya karena Dia berbelaskasihan kepada umat-Nya dan kepada tempat kediaman-Nya.

2 Tawarikh 36:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 36:15?

TUHAN itu panjang sabar dan berbelaskasihan. Ia terus-menerus mengirim utusan-utusan-Nya kepada umat-Nya untuk memperingatkan mereka, karena Ia mengasihi mereka dan tempat kediaman-Nya. Ini menunjukkan bahwa Allah tidak ingin menghukum, tetapi memberikan kesempatan untuk bertobat.

Latar belakang

Allah yang Berulang Kali Mengirim Utusan

Meskipun Israel berdosa, TUHAN mengirim para nabi terus-menerus, seperti Yeremia, Zefanya, dan Habakuk. Allah berbelaskasihan kepada umat-Nya dan tidak segera membinasakan mereka, memberi kesempatan untuk bertobat.

Di mana

Yerusalem

Bait Allah

Kapan

~589 SM

Kerajaan Terpecah (akhir Yehuda)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Dosa malim dan rakyat
Murka Allah dan pembuangan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Tawarikh

Sejarawan pasca-pembuangan, ~400 SM

P

Kepada

Pembaca Yehuda

Komunitas yang kembali dari pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מַלְאָךְ

mal'akh · utusan-utusan-Nya

pesuruh, malaikat, nabi

חָמַל

chamal · berbelaskasihan

mengasihani, menahan diri dari menghukum

מָעוֹן

ma'on · tempat kediaman-Nya

kediaman, tempat tinggal

Kata 'utusan' sama dengan 'malaikat', tetapi di sini berarti nabi. 'Berbelaskasihan' menahan murka, dan 'tempat kediaman' menunjuk ke bait Allah, tempat yang dinajiskan. Ini menunjukkan Allah peduli pada tempat-Nya dan umat-Nya.

Tahukah kamu

Bangun pagi-pagi

Dalam bahasa Ibrani, tindakan Allah mengirim utusan digambarkan 'bangun pagi-pagi' dan mengirim—kiasan yang menunjukkan kesungguhan dan kesabaranNya yang luar biasa.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 36:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 36:15

✕  Sering dikira

Allah mengutus nabi hanya sekali dua kali, lalu menyerah.

✓  Yang sebenarnya

Teks menekankan 'terus-menerus mengirim' — berulang kali, menunjukkan kesabaran yang luar biasa.

✕  Sering dikira

Belas kasihan Allah berarti Ia tidak akan pernah menghukum.

✓  Yang sebenarnya

Belas kasihan menunda hukuman, tetapi jika umat tetap tidak bertobat, murka akhirnya datang, seperti yang terjadi pada pasal berikutnya.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 36:15

Allah tidak pernah bosan menegur kita melalui firman-Nya, orang lain, atau keadaan. Respons kita terhadap teguran menunjukkan kerendahan hati kita. Jangan abaikan peringatan Tuhan, itu tanda kasih-Nya.

Terima kasih, Tuhan, atas kesabaran-Mu. Ajar aku peka terhadap teguran-Mu dan tidak mengeraskan hati. Amin.