Hukuman Dimulai dari Rumah Allah

Yeremia 25:29

Piala Murka dan Penghakiman

Sebab, ketahuilah, Aku mulai mendatangkan bencana ke atas kota yang disebut dengan nama-Ku, dan akankah kamu luput dari hukuman? Kamu tidak akan bebas dari hukuman karena Aku memerintahkan pedang melawan semua penduduk bumi,’” firman TUHAN.

Yeremia 25:29 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 25:29?

Ayat ini menggambarkan Tuhan sebagai singa yang mengaum dari tempat tinggi, memperdengarkan suara-Nya dari kediaman-Nya yang suci. Ia berseru keras terhadap semua penduduk bumi, seperti penginjak anggur. Ini menunjukkan kemurkaan Tuhan yang dahsyat dan tidak dapat dibendung.

Latar belakang

Kota yang Disebut dengan Nama Allah

Yeremia menegaskan bahwa jika kota yang dipilih Allah sendiri dihukum, maka bangsa-bangsa lain pasti tidak akan luput. Ini adalah prinsip keadilan: tidak ada yang kebal dari murka TUHAN.

Di mana

Yerusalem

Di pelataran bait suci, mungkin di depan umum

Kapan

~605 SM

Menjelang Pembuangan ke Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yerusalem berdosa berat
Penghukuman atas bangsa-bangsa
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang menyampaikan firman TUHAN dengan berani di tengah penolakan.

P

Kepada

Para utusan bangsa-bangsa

Mereka yang mewakili berbagai bangsa di hadapan Yeremia.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הָחֵל

hachel · mulai

mulai, memulai, mengawali

רָעָה

ra'ah · bencana

kejahatan, malapetaka, bencana, hal yang buruk

קָרָא

qara · disebut

memanggil, menamai, menyebut

Kombinasi kata-kata ini menekankan bahwa hukuman dimulai dari tempat yang paling dekat dengan Allah. Ini adalah peringatan bahwa pengakuan sebagai umat Allah tidak membuat kita kebal dari akibat dosa.

Tahukah kamu

Kota yang Disebut dengan Nama-Ku

Frasa 'disebut dengan nama-Ku' berarti kota itu diklaim sebagai milik TUHAN. Ini menunjukkan bahwa hukuman justru lebih berat bagi umat yang dekat dengan Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 25:29

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 25:29

✕  Sering dikira

Berpikir bahwa Allah tidak akan menghukum umat-Nya sendiri.

✓  Yang sebenarnya

Allah menghukum umat-Nya yang berdosa lebih dulu, contohnya Yehuda.

✕  Sering dikira

Menganggap bencana yang dimaksud adalah bencana alam biasa.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah penghakiman ilahi, bukan sekadar fenomena alam.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 25:29

Ketika Tuhan berbicara, kita harus mendengarkan dengan serius. Kemurkaan-Nya nyata, tetapi kita bisa berlindung dalam kasih-Nya jika kita bertobat.

Tuhan, biarlah suara-Mu memimpin kami, dan jauhkanlah kami dari murka-Mu dengan hidup dalam ketaatan. Amin.