Cawan Murka yang Tak Bisa Ditolak

Yeremia 25:28

Piala Murka dan Penghakiman

PerikopPenghakiman atas Bangsa-bangsa di Dunia · Yeremia 25:15-38 →
““Apabila mereka tidak mau menerima cawan dari tanganmu untuk diminum, katakanlah kepada mereka, ‘Beginilah firman TUHAN semesta alam: Kamu harus meminumnya!”

Yeremia 25:28 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 25:28?

Ayat ini menguatkan bahwa jika mereka menolak minum dari cawan murka, Tuhan tetap memerintahkan mereka untuk minum. Bahkan, jika hukuman dimulai dari kota yang disebut dengan nama Tuhan (Yerusalem), bagaimana mungkin bangsa lain luput? Ini menegaskan bahwa tidak ada yang kebal terhadap hukuman Tuhan.

Latar belakang

Perintah untuk Minum dari Cawan

Setelah menerima cawan murka dari TUHAN, Yeremia harus memaksa semua bangsa meminumnya. Jika mereka menolak, ia harus menegaskan bahwa TUHAN semesta alam memerintahkan mereka untuk minum.

Di mana

Yerusalem

Di pelataran bait suci, mungkin di depan umum

Kapan

~605 SM

Menjelang Pembuangan ke Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Nebukadnezar menjadi raja Babel
Yerusalem jatuh ke Babel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang melayani di masa akhir Yehuda, penuh air mata dan teguran.

P

Kepada

Para utusan bangsa-bangsa

Mereka yang mewakili berbagai bangsa di hadapan Yeremia.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מָאֵן

ma'en · menolak

menolak, enggan, tidak mau menerima

כּוֹס

kos · cawan

cawan, piala, bejana untuk minum

שָׁתָה

shatah · meminumnya

minum, menelan cairan

Kombinasi ini menekankan ketidakmungkinan menolak keputusan TUHAN. Seperti cawan yang harus diminum, penghakiman adalah konsekuensi yang tidak bisa dihindari ketika umat berpaling dari Allah.

Tahukah kamu

Cawan yang Sama

Gambaran 'cawan' di sini sering merujuk pada takdir yang pahit, dan dalam kitab Wahyu, Babel juga diberikan cawan murka (Wahyu 16:19). Ini menunjukkan pola penghakiman yang konsisten.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 25:28

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 25:28

✕  Sering dikira

Menganggap perintah minum cawan ini literal, bahwa bangsa-bangsa benar-benar meminum anggur.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah metafora untuk mengalami murka Allah, bukan minum anggur sungguhan.

✕  Sering dikira

Mengira penolakan bisa membatalkan penghakiman Allah.

✓  Yang sebenarnya

Tegasnya, penghakiman pasti terjadi; penolakan hanya menunjukkan kedegilan hati.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 25:28

Kita tidak boleh merasa aman dari hukuman Tuhan hanya karena kita mengaku umat-Nya. Hukuman bisa mulai dari rumah Tuhan sendiri, jadi kita harus hidup benar.

Tuhan, sadarkan kami bahwa tidak ada yang luput dari keadilan-Mu, dan biarlah kami hidup dalam kebenaran-Mu. Amin.