Cawan Murka di Tangan Firaun
Yeremia 25:19
Piala Anggur Murka Allah
PerikopPenghakiman atas Bangsa-bangsa di Dunia · Yeremia 25:15-38 →“Firaun, raja Mesir, hamba-hambanya, para pegawainya, dan seluruh rakyatnya,”Yeremia 25:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“kepada Firaun, raja Mesir, beserta pegawai-pegawainya, dan pemuka- pemukanya, dan segenap rakyatnya,”Yeremia 25:19 · TB
Terjemahan Baru
“Inilah daftar nama orang-orang lain yang harus minum dari gelas anggur TUHAN itu: raja Mesir dengan para pegawai dan pejabat-pejabatnya; semua orang Mesir dan orang asing di Mesir; semua raja di negeri Us; semua raja kota-kota Filistin di Askelon, Gaza, Ekron; semua orang yang masih hidup di Asdod; semua orang Edom, Moab dan Amon; semua raja di Tirus dan Sidon; semua raja di daerah pesisir Laut Tengah; kota-kota Dedan, Tema, dan Bus; semua orang yang memangkas pendek rambutnya; semua raja Arab; semua raja suku-suku campuran yang tinggal di padang gurun; semua raja di Zimri, Elam, dan Madai; semua raja di utara, jauh dan dekat, seorang demi seorang. Segala bangsa di seluruh muka bumi harus minum anggur itu. Dan orang terakhir yang harus minum anggur itu adalah raja Babel.”Yeremia 25:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pharaoh king of Egypt, and his servants, and his princes, and all his people;”Yeremia 25:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 25:19?
Ayat ini menyebut Firaun, raja Mesir, beserta pegawai dan rakyatnya sebagai penerima murka Allah. Ini menunjukkan bahwa hukuman TUHAN tidak hanya untuk Yehuda, tetapi juga untuk bangsa-bangsa lain, termasuk Mesir yang kuat.
Latar belakang
Mesir Juga Minum dari Cawan Murka
Allah memerintahkan Yeremia mengambil cawan murka-Nya dan memberi minum kepada berbagai bangsa. Ayat ini menyebut Firaun, Mesir, serta seluruh rakyatnya sebagai penerima cawan tersebut.
Di mana
Yerusalem
Konteks nubuat yang disampaikan kepada Yehuda dan bangsa-bangsa
Kapan
~605 SM
Zaman kerajaan Yehuda (akhir)
Yang berbicara
Yeremia
Nabi yang setia, melayani ~40 tahun
Kepada
Pembaca / Bangsa-bangsa
Semua yang mendengar atau membaca nubuat ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פַּרְעֹה
par'oh · Firaun
Gelar raja Mesir, artinya 'rumah besar'
מִצְרַיִם
Mitsrayim · Mesir
Nama Ibrani untuk Mesir, dari nama anak Ham
עֲבָדָיו
avadav · hamba-hambanya
Budak atau pelayan, bisa juga pejabat tinggi
Mesir, yang sering diandalkan Yehuda sebagai sekutu militer, juga berada dalam daftar penghukuman Allah. Ini menunjukkan bahwa kekuatan dunia tidak dapat menyelamatkan dari murka-Nya.
Tahukah kamu
Firaun, Gelar Bukan Nama
Kata 'Firaun' sebenarnya adalah gelar raja Mesir, bukan nama pribadi. Pada zaman Yeremia, Firaun yang berkuasa adalah Nekho II.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 25:19
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 25:19
✕ Sering dikira
Mengira ayat ini hanya untuk masa lalu, tidak relevan sekarang.
✓ Yang sebenarnya
Ini menunjukkan Allah berdaulat atas semua bangsa, termasuk yang kuat.
✕ Sering dikira
Menganggap Mesir lebih penting dari bangsa lain dalam penghukuman.
✓ Yang sebenarnya
Mesir hanyalah satu dari banyak bangsa yang menerima cawan murka Allah.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 25:19
Kita tidak boleh merasa aman hanya karena status atau kekuatan duniawi. Allah adalah Hakim atas semua bangsa, jadi hiduplah dengan rendah hati dan taat kepada-Nya, bukan mengandalkan kekuasaan sendiri.
Tuhan, ajar aku untuk tidak mengandalkan kekuatan duniawi, tetapi berserah penuh kepada-Mu. Amin.