Hukuman bagi Yehuda
Yeremia 25:18
Pedang dan Cawan Murka Allah
PerikopPenghakiman atas Bangsa-bangsa di Dunia · Yeremia 25:15-38 →“Yerusalem dan kota-kota Yehuda, raja-rajanya dan pegawai-pegawainya, untuk membuat mereka menjadi suatu reruntuhan, suatu helaan napas, suatu desisan dan suatu kutuk, seperti pada hari ini.”Yeremia 25:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“yakni kepada Yerusalem dan kota- kota Yehuda, beserta raja-rajanya dan pemuka-pemukanya, untuk membuat semuanya itu menjadi reruntuhan, ketandusan dan sasaran suitan dan kutuk seperti halnya pada hari ini;”Yeremia 25:18 · TB
Terjemahan Baru
“Yerusalem dan semua kota di Yehuda, bersama raja-raja dan pejabat-pejabatnya, kuberi minum anggur itu, sehingga mereka menjadi seperti padang yang tandus dan mengerikan. Sampai pada hari ini nama mereka dipakai sebagai kutukan.”Yeremia 25:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“To wit, Jerusalem, and the cities of Judah, and the kings thereof, and the princes thereof, to make them a desolation, an astonishment, an hissing, and a curse; as it is this day;”Yeremia 25:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 25:18?
Hukuman dimulai dari Yerusalem dan kota-kota Yehuda, raja-rajanya, dan para pegawainya. Mereka akan menjadi reruntuhan, ejekan, dan kutuk. Ini menunjukkan bahwa hukuman Tuhan dimulai dari umat-Nya sendiri, karena mereka lebih tahu kebenaran namun tetap berdosa.
Latar belakang
Yerusalem Terkena Murka
Yerusalem dan kota-kota Yehuda disebut pertama dalam daftar bangsa-bangsa yang harus minum cawan murka. Semua raja dan pegawai mereka akan menjadi reruntuhan, ejekan, dan kutuk, seperti yang terjadi pada hari itu.
Di mana
Yerusalem
Secara simbolis, Yeremia menunjuk Yerusalem sebagai kota yang akan dihancurkan
Kapan
~605 SM
Penghakiman Yehuda dan Bangsa-Bangsa
Yang berbicara
Yeremia
Nabi yang setia menyampaikan hukuman yang akan datang
Kepada
Yerusalem dan Yehuda
Kota dan rakyat Yehuda, yang menjadi sasaran penghakiman pertama
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָרְבָּה
chorbah · reruntuhan
Kehancuran total, menjadi puing-puing dan sunyi.
שְׁרֵקָה
shereqah · desisan
Suara siulan, sering sebagai ungkapan ejekan atau keheranan atas kehancuran.
אָלָה
alah · kutuk
Sumpah kutuk, menjadi contoh orang yang terkutuk.
Ketiga istilah ini menggambarkan konsekuensi yang komprehensif: kehancuran fisik, ejekan publik, dan status terkutuk di mata semua orang. Ini menunjukkan betapa seriusnya akibat dari ketidaktaatan.
Tahukah kamu
Kota yang Disebut dengan Nama Allah
Ayat 29 mencatat bahwa Allah mulai menghukum kota yang disebut dengan nama-Nya, menunjukkan bahwa umat pilihan pun tidak luput dari konsekuensi dosa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 25:18
Mikha 6:16
Ejekan
“Sebab engkau telah mengikuti ketetapan-ketetapan Omri dan segala perbuatan kaum Ahab, dan engkau telah bertindak menurut rancangan mereka, sehingga Aku membuat engkau menjadi ketandusan dan penduduknya menjadi sasaran ejekan.”
Ulangan 28:37
Kutuk
“Dan engkau akan menjadi kengerian, peribahasa dan sindiran di antara segala bangsa.”
Yesaya 6:11
Reruntuhan
“Sampai kota-kota menjadi reruntuhan tanpa penduduk dan rumah-rumah tanpa manusia.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 25:18
✕ Sering dikira
Allah hanya menghukum bangsa kafir, tidak umat-Nya sendiri.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini jelas menyebut Yerusalem dan kota-kota Yehuda sebagai yang pertama diminumkan cawan murka.
✕ Sering dikira
Kutuk di sini berarti Allah mengucapkan kata-kata kotor.
✓ Yang sebenarnya
Istilah 'kutuk' berarti dianggap terkutuk atau menjadi objek sumpah serapah, bukan bahasa kotor.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 25:18
Penghakiman Tuhan bisa mulai dari rumah kita sendiri. Jika kita mengaku percaya, kita harus hidup sesuai iman kita. Jangan menganggap remeh dosa, karena Tuhan serius terhadap kekudusan umat-Nya.
Tuhan, murnikan kami sebagai umat-Mu; jauhkan kami dari dosa sehingga kami tidak perlu mengalami hukuman-Mu. Amin.