Hukuman atas Babel
Yeremia 25:12
Piala Murka Tuhan
PerikopTujuh Puluh Tahun Pembuangan · Yeremia 25:1-14 →“Setelah genap tujuh puluh tahun itu, Aku akan menghukum Raja Babel dan bangsa itu,” firman TUHAN, “karena kesalahan mereka, dan negeri orang-orang Kasdim, dengan membuatnya menjadi kegersangan yang abadi.”Yeremia 25:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian sesudah genap ketujuh puluh tahun itu, demikianlah firman TUHAN, maka Aku akan melakukan pembalasan kepada raja Babel dan kepada bangsa itu oleh karena kesalahan mereka, juga kepada negeri orang-orang Kasdim, dengan membuatnya menjadi tempat-tempat yang tandus untuk selama-lamanya.”Yeremia 25:12 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah itu Aku akan menghukum bangsa Babel dan rajanya karena dosa mereka. Negeri Babel akan Kuruntuhkan dan Kubiarkan hancur untuk selamanya.”Yeremia 25:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And it shall come to pass, when seventy years are accomplished, that I will punish the king of Babylon, and that nation, saith the LORD, for their iniquity, and the land of the Chaldeans, and will make it perpetual desolations.”Yeremia 25:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 25:12?
Setelah tujuh puluh tahun, Tuhan akan menghukum Babel karena kesalahan mereka, menunjukkan bahwa keadilan Tuhan berlaku bagi semua bangsa, termasuk alat yang Dia pakai untuk menghukum umat-Nya.
Latar belakang
Pembalasan atas penindas
Tuhan menyatakan bahwa setelah tujuh puluh tahun, Ia akan menghukum raja Babel dan bangsa itu karena kesalahan mereka, menjadikan negeri Kasdim sebagai kegersangan abadi. Ini menunjukkan bahwa keadilan Tuhan berlaku juga bagi bangsa-bangsa, bukan hanya Israel.
Di mana
Yerusalem
Dalam konteks doa dan penglihatan
Kapan
~605 SM
Kerajaan Yehuda yang menuju kehancuran
Yang berbicara
Tuhan
Allah yang berfirman melalui Yeremia
Kepada
Yeremia
Nabi yang setia tapi sering ditolak
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פָּקַד
paqad · menghukum
mengunjungi untuk tindakan, baik berkat atau hukuman
עָוֹן
avon · kesalahan
pelanggaran berat atau dosa yang memikul konsekuensi
שְׁמָמָה
shemamah · kegersangan
kehancuran yang membuat tanah menjadi tandus dan terpencil
Kata 'paqad' menunjukkan bahwa Tuhan memperhatikan dengan saksama dan bertindak pada waktu yang tepat. Kata 'avon' menekankan tanggung jawab moral Babel, dan 'shemamah' menggambarkan akibat yang permanen.
Tahukah kamu
Babel yang tidak pernah pulih
Babel (sekarang Irak) memang menjadi reruntuhan dan tidak pernah lagi menjadi pusat kekuasaan seperti sebelumnya, meskipun ada upaya untuk membangun kembali di lokasi yang sama. Ini menggenapi nubuat Yeremia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 25:12
Yesaya 13:19
kehancuran Babel
“Babel, yang paling permai di antara kerajaan-kerajaan, perhiasan kebanggaan orang Kasdim, akan seperti Sodom dan Gomora”
Wahyu 18:2
Babel simbolik
“Runtuh, runtuhlah Babel, kota besar itu, dan ia menjadi tempat kediaman roh-roh jahat”
Yeremia 51:24
pembalasan Babel
“Aku akan membalas Babel dan semua penduduk negeri Kasdim segala kejahatan yang mereka lakukan”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 25:12
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti Tuhan memakai Babel sebagai alat, sehingga Babel tidak bersalah.
✓ Yang sebenarnya
Babel tetap bersalah karena kejahatannya sendiri, meskipun dipakai sesuai rencana Tuhan.
✕ Sering dikira
Kata 'menghukum' berarti Tuhan marah secara membabi buta.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah tindakan adil yang tepat waktu, bukan kemarahan yang tidak terkendali.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 25:12
Keadilan Tuhan itu sempurna dan tidak memihak. Jangan iri melihat kesuksesan orang yang berbuat jahat; mereka pun akan dimintai pertanggungjawaban. Hidup dengan integritas karena Tuhan melihat semua perbuatan kita.
Tuhan, tolong kami untuk hidup dengan integritas dan percaya bahwa Engkau akan menegakkan keadilan pada waktu-Mu. Amin.