Tuhan sebagai Prajurit Perkasa

Yeremia 20:11

Kepercayaan di Tengah Penganiayaan

PerikopKeluhan Yeremia yang Kelima · Yeremia 20:7-13 →
“Namun, TUHAN bersamaku seperti seorang prajurit yang perkasa. Karena itu, para penganiayaku akan tersandung dan tidak akan menang. Mereka akan sangat dipermalukan karena mereka tidak akan berhasil. aib mereka yang abadi tidak akan dilupakan.”

Yeremia 20:11 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 20:11?

Yeremia menyatakan keyakinannya bahwa TUHAN adalah pejuang yang kuat di sisinya, sehingga para pengejarnya akan tersandung dan kalah. Mereka akan dipermalukan karena kegagalan mereka, dan aib mereka tidak akan dilupakan.

Latar belakang

Tuhan di Sisiku

Yeremia menyadari bahwa Tuhan ada di sisinya seperti prajurit yang gagah perkasa. Karena itu, para penganiayanya akan tersandung dan kalah; mereka akan dipermalukan dan aib mereka tidak akan terlupakan.

Di mana

Yerusalem

Refleksi batin, mungkin di tempat pribadi

Kapan

~600 SM

Kerajaan Yehuda sebelum pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Bisikan fitnah dari teman-teman
Pujian kepada Tuhan (ayat 13)
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang mengalami tekanan, tetapi menemukan kekuatan dalam Tuhan.

T

Kepada

Tuhan

Allah yang setia dan menjadi pembela umat-Nya.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גִּבּוֹר

gibbor · perkasa

kuat, gagah, pahlawan

כָּשַׁל

kashal · tersandung

tergelincir atau gagal

כְּלִמָּה

kelimah · aib

rasa malu yang dalam

Kombinasi ini menegaskan bahwa kehadiran Tuhan sebagai pahlawan membuat musuh-musuh Yeremia jatuh, dan kegagalan mereka menjadi aib yang permanen.

Tahukah kamu

Prajurit Perkasa

Istilah 'gibbor' dalam bahasa Ibrani menggambarkan pahlawan perang yang kuat dan tak terkalahkan, sering dipakai untuk Tuhan sebagai pejuang umat-Nya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 20:11

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 20:11

✕  Sering dikira

Yeremia sombong karena merasa dirinya kuat.

✓  Yang sebenarnya

Ia mengakui bahwa kekuatan dan kemenangan berasal dari Tuhan, bukan dirinya.

✕  Sering dikira

Kehancuran musuh berarti kita boleh membalas dendam sendiri.

✓  Yang sebenarnya

Yeremia menyerahkan pembalasan kepada Tuhan; kita tidak boleh main hakim sendiri.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 20:11

Ketika kita diperlakukan tidak adil atau dikejar oleh orang-orang yang menentang kita, kita bisa percaya bahwa Tuhan akan membela kita. Miliki keyakinan seperti Yeremia bahwa kemenangan akhir ada pada Tuhan.

Ya Tuhan, Engkau adalah pejuangku yang perkasa. Aku percaya Engkau akan membelaku dan memberi kemenangan bagiku. Amin.