Dakwaan TUHAN

Yeremia 2:9

Percintaan yang Terkhianati

‘Oleh karena itu, Aku akan berdebat denganmu,” firman TUHAN, “dan dengan keturunanmu Aku akan beperkara.

Yeremia 2:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 2:9?

Allah menyatakan bahwa Dia akan berdebat dan beperkara dengan umat-Nya karena ketidaksetiaan mereka. Ini menunjukkan bahwa Allah memperhatikan dosa dan akan meminta pertanggungjawaban.

Latar belakang

TUHAN mengajukan tuntutan hukum

TUHAN menyatakan bahwa Ia akan berdebat dengan umat-Nya, artinya mengajukan perkara secara hukum terhadap mereka. Ini adalah bahasa pengadilan: TUHAN sebagai pihak yang menggugat, dan Israel sebagai terdakwa, termasuk keturunan mereka. Dakwaan ini adalah akibat dari dosa yang dilakukan para pemimpin dan umat.

Di mana

Yerusalem

Seruan kenabian di hadapan umum

Kapan

±627–586 SM

Zaman para nabi, menjelang pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian Raja Yosia (609 SM)
Kejatuhan Yerusalem (586 SM)
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN Allah Israel

Allah yang setia, berbicara melalui nabi-Nya.

B

Kepada

Bangsa Israel

Umat pilihan, termasuk generasi yang hidup sekarang dan keturunan mereka.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רִיב (riv)

riv · berdebat

Mengajukan perkara hukum, bertengkar, menuntut

בֶּן (ben)

ben · keturunanmu

Anak, keturunan

יָכַח (yakach)

yakach · beperkara

Membuktikan, menegur, menghakimi

Kedua kata 'berdebat' dan 'beperkara' menekankan bahwa ini adalah tindakan hukum yang serius, dan dengan menyebut 'keturunanmu', TUHAN memperluas dakwaan untuk mencakup generasi-generasi yang akan datang.

Tahukah kamu

Perdebatan ilahi

Dalam bahasa Ibrani, kata 'berdebat' (riv) juga digunakan untuk perkara hukum resmi di pengadilan, menunjukkan bahwa Allah menganggap serius pelanggaran perjanjian.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 2:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 2:9

✕  Sering dikira

TUHAN berdebat seperti manusia yang bertengkar.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah metafora hukum untuk menegakkan keadilan, bukan pertengkaran emosional.

✕  Sering dikira

Dakwaan hanya untuk generasi Yeremia, bukan untuk kita.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah prinsip bahwa Allah menuntut kesetiaan dari umat-Nya sepanjang masa.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 2:9

Tuhan tidak tinggal diam saat kita berbuat dosa. Dia mungkin menegur kita melalui berbagai cara, jadi mari kita peka terhadap teguran-Nya dan segera bertobat.

Tuhan, sadarkan aku jika aku hidup jauh dari-Mu, dan beri aku hati yang rela untuk berubah dan kembali kepada-Mu. Amin.