Korban Anak untuk Baal

Yeremia 19:5

Tragedi Tofet: Akibat Dosa

Mereka telah membangun tempat-tempat tinggi untuk Baal, untuk membakar anak-anak mereka dalam api sebagai kurban bakaran untuk Baal, yang tidak Aku perintahkan atau firmankan, maupun terlintas dalam pikiran-Ku.’

Yeremia 19:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 19:5?

Umat Yehuda membangun tempat pemujaan Baal dan mempersembahkan anak-anak mereka sebagai korban bakaran. Tuhan menegaskan bahwa hal itu tidak pernah diperintahkan-Nya, bahkan tidak terlintas dalam pikiran-Nya.

Latar belakang

Kengerian Tofet

Ayat ini mengungkap kekejian terbesar: membangun tempat tinggi untuk Baal dan membakar anak-anak sebagai korban bakaran. TUHAN dengan tegas menyatakan bahwa hal ini tidak pernah diperintahkan-Nya, bahkan tidak terlintas dalam pikiran-Nya.

Di mana

Lembah Ben-Hinom

Tempat tinggi untuk Baal, lembah di selatan Yerusalem

Kapan

~600 SM

Periode Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Praktek penyembahan Baal merajalela
Penghakiman TUHAN atas Yehuda
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, yang berfirman melalui Yeremia

R

Kepada

Raja-raja Yehuda dan penduduk Yerusalem

Para pendengar yang keras kepala, sebagai penerima pesan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שׂרף

saraf · membakar

membakar, menghanguskan

בן

ben · anak-anak

anak laki-laki (atau keturunan)

עלה

alah · terlintas

naik, muncul (dalam pikiran)

Kata-kata ini menunjukkan bahwa pembakaran anak (saraf) adalah tindakan yang mengerikan; bahkan TUHAN tidak pernah membayangkan (alah) hal itu. Dosa ini begitu kejam sehingga melampaui pemikiran Allah sendiri.

Tahukah kamu

Tofet: Tempat Pembakaran

Kata 'Tofet' mungkin berasal dari bahasa Aram yang berarti 'tempat pembakaran', atau terkait dengan kata Ibrani untuk 'malu'. Tempat ini kemudian menjadi gambaran neraka.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 19:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 19:5

✕  Sering dikira

Mengira TUHAN memerintahkan korban anak sebagai ujian iman (seperti Ishak).

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini dengan jelas menyangkal: TUHAN tidak pernah memerintahkan atau membayangkan hal itu. Korban anak adalah praktik penyembahan berhala.

✕  Sering dikira

Menganggap 'tidak terlintas dalam pikiran' berarti TUHAN tidak tahu akan hal itu.

✓  Yang sebenarnya

Ungkapan ini adalah idiom: TUHAN tidak pernah menghendaki atau menyetujui. Itu bukan berarti ketidaktahuan, tetapi ketidaksukaan mutlak.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 19:5

Tindakan mengerikan seperti ini terjadi ketika manusia mengikuti ajaran sesat. Kita harus waspada terhadap pengajaran yang bertentangan dengan firman Tuhan, dan selalu menguji segala sesuatu.

Tuhan, berikan aku kebijaksanaan untuk membedakan yang benar dan salah menurut firman-Mu, dan jauhkan aku dari kesesatan, Amin.